Hampir Tiga Bulan Ditutup, Pasar Ternak Masbagik Dibuka Kembali

Sterilisasi Pasar Ternak Masbagik. Selong (12/06/2020). (Inside Lombok/Istimewa).

Lombok Timur (Inside Lombok) – Hampir tiga bulan lamanya pasar ternak ditutup. Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Kabupaten Lombok Timur akan kembali membuka pasar Ternak Masbagik mulai senin (15/06/2020) mendatang, yang sebelumnya ditutup sejak tanggal 23 maret lalu.

Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Lombok Timur H Achmad Nasirul Huda mengatakan, pembukaan pasar ternak Masbagik telah dipersiapkan dengan melakukan sterilisasi areal pasar hewan. Dengan melakukan pembersihan dan penyemprotan disinfektan.

“Berbagai kelengkapan penunjang protokol pencegahan covid-19 di pasar ternak Masbagik seperti penyiapan tempat cuci tangan, dan memberlakukan satu pintu untuk keluar masuk pasar, ” Ucapnya, di Selong, Jumat (12/06/2020).

Pasar ternak Masbagik tersebut akan beroperasi seperti sebelumnya. Hanya saja para pengunjung wajib menerapkan protokol kesehatan yang lebih ketat. Hal ini dilakukan untuk membiasakan masyarakat untuk memulai penerapan normal baru di Kabupaten Lotim.

Pihak peternakan sendiri sebelumnya sudah melakukan koordinasi dengan Dinas Kesehatan (Dikes) Lombok Timur untuk menyiapkan thermo gun serta fasilitas penunjang skrining. Mereka juga meminta kepada semua pengguna pasar ternak akan senantiasa mematuhi protokol kesehatan.

Petugas pasar menekankan kepada pengguna pasar agar melakukan transaksi di dalam pasar. Tak lupa pula pihaknya meminta semua pengguna pasar untuk menggunakan masker, dan jaga jarak fisik dengan yang lain.

“Kepada para pengguna pasar ternak,kami tekankan untuk melakukan transaksi di dalam pasar saja. Tidak melakukan transaksi di pinggiran jalan seperti yang sering terjadi sebelumnya,” pintanya.

Ia menambahkan, Dinas Peternakan sendiri sebelumnya sudah melakukan sosialisasi melalui 10 UPT Disnakeswan yang ada. Melalui Persatuan Pedagang Peternak Hewan Nasional Indonesia (PPHANI) Lombok Timur dan asosiasi jagal.

Sedangkan untuk waktu operasional sama seperti sebelumnya. Yaitu, tiga kali dalam sepekan pada hari Senin, Rabu dan hari Jumat. Pasar ternak tersebut juga dilengkapi dengan fasilitas lengkap seperti timbangan ternak digital, los pasar atau gang way dan running teks yang memberikan informasi penting.