25.5 C
Mataram
Selasa, 27 Februari 2024
BerandaBerita UtamaKunjungi Rumah Duka Lailan, Bupati Loteng: Atas Nama Pemda Kami Minta Maaf

Kunjungi Rumah Duka Lailan, Bupati Loteng: Atas Nama Pemda Kami Minta Maaf

Lombok Tengah (Inside Lombok) – Bupati Lombok Tengah (Loteng), Lalu Pathul Bahri mendatangi orang tua Lailan Mahsyar Zainuddin, bayi berusia 4 bulan yang meninggal setelah mengalami demam tinggi. Namun mendapat penolakan saat dibawa berobat ke RSUD Praya dengan alasan tempat tidur di IGD telah penuh.

Diterangkan Pathul, kunjungannya ke rumah duka di Desa Aik Berik, Kecamatan Batukliang Utara sebagai bentuk bela sungkawa atas meninggalnya almarhum Lailan. Dalam kesempatan itu ia pun merefleksi bahwa kematian adalah sesuatu yang pasti bagi manusia, dan di setiap kejadian pasti memiliki hikmahnya sendiri.

“Yang bikin meninggal Allah, harus saling harga menghargai, kalau ada kesalahan pihak rumah sakit saya atas nama Bupati meminta maaf,” ujarnya, Senin (17/10/2022) saat bertemu orang tua almarhum Lailan.

Dengan kejadian tersebut, Pathul menyebut akan dijadikan bahan introspeksi diri untuk tidak saling menyalahkan, baik pihak RSUD maupun pihak keluarga korban.

- Advertisement -

Ia menegaskan bahwa pihaknya juga akan melakukan evaluasi terhadap orang-orang di rumah sakit dan ia juga mengisyaratkan pihak RSUD tidak boleh mengatakan dirinya benar, begitu juga sebaliknya.

“Kita akan kumpulkan semua pejabat di rumah sakit, kalaupun harus dievaluasi kita akan evaluasi, silahkan diajukan Pak Kabag TU,” tegasnya. Lebih lanjut, Pemda Loteng datang untuk bersilaturahmi dan memohon agar kasus tersebut dihentikan agar tidak membias.

“Kalaupun ada kesalahan dari pihak rumah sakit atas nama Pemda kami meminta maaf,” imbuhnya.

Sementara Ibu Lailan, Indra Itayani mengaku kecewa terhadap pelayanan yang ada saat ia membawa buah hatinya, terlebih lagi dikatakan oleh pihak RSUD Praya sudah melakukan tindakan.

“Padahal tidak ada (tindakan, Red) sama sekali, silahkan bisa dicek CCTV apakah benar atau tidak ada tindakan pelayanan. Justru perawatnya bilang ke RSCM saja,” katanya.

Di sisi lain, Kepala Bagian Tata Usaha RSUD Praya, H. Haramain mengatakan apabila ada kesalahan yang dilakukan oleh petugas rumah sakit maka dirinya meminta maaf. “Kita akan perbaiki, ini jadi pembelajaran kita semua,” pungkasnya. (fhr)

- Advertisement -

Berita Populer