Musim Hujan, Dikes Lotim Minta Masyarakat Antisipasi DBD

Ilustrasi DBD (Image source : BNPB)

Lombok Timur (Inside Lombok) – Musim hujan dikhawatirkan meningkatkan potensi demam berdarah dengue (DBD) di Kabupaten Lombok Timur (Lotim). Untuk itu, masyarakat diminta lebih memperhatikan lingkungan sekitar dan menjaga kesehatan.

Kepala Dinas Kesehatan (Dikes) Lombok Timur (Lotim), H. Pathurrahman mengatakan bahwa musim pancaroba merupakan musim yang di mana perkembangan nyamuk, virus, dan kuman sangat baik karena kelembaban dari udara sangat mendukung pertumbuhannya.

“Peralihan musim dari panas ke musim penghujan sangat mendukung untuk mereka hidup,” ucap Pathurrahman saat ditemui awak media di sela-sela kegiatannya, Senin (05/12).

Peralihan musim menurutnya harus diwaspadai dikarenakan banyak terjadi penyakit demam, chikungunya, dan DBD. Sehingga kebersihan lingkungan dan pola makan yang seimbang harus tetap dijaga.

“3 bulan lalu penyakit chikungunya sudah berhasil kita atasi. Penyakit itu sendiri terjadi akibat gigitan nyamuk yang membuat orang menjadi lemas, demam, dan sakit pinggang,” ungkapnya.

Adapun untuk kasus DBD saat ini di Kabupaten Lotim baru ditemukan adanya suspek saja dan belum menemukan adanya yang menunjukkan hasil positif sampai saat ini. Kendati demikian penyakit yang berada dari gigitan nyamuk tersebut harus tetap diwaspadai.

“Untuk itu masyarakat harus tetap menerapkan 3M yakni menguras, menutup dan mengubur daerah genangan air,” katanya. Pathurrahman juga meminta kepada masyarakat agar tetap menjaga suhu ruangan dengan tetap membuka jendela agar sinar matahari mampu membunuh kuman yang ada di dalam ruangan. (den)