Program Vaksin Booster Diyakini Dongkrak Pemulihan Ekonomi

Ketua Japnas NTB I Made Agus Ariana (Inside Lombok/Devi)

Mataram (Inside Lombok) – Pemerintah mencanangkan pemberian vaksin Covid-19 booster kepada masyarakat secara gratis. Sasaran vaksinasi adalah mereka yang berusia 18 tahun ke atas dan prioritas lansia. Program tersebut diyakini akan berdampak positif pada pemulihan aktivitas masyarakat. Termasuk untuk mendorong pemulihan ekonomi nasional maupun daerah.

Pasalnya, salah satu langkah percepatan pemulihan pada masa pandemi Covid-19 adalah vaksinasi yang gencar dilakukan kepada masyarakat. Apalagi banyak masyarakat sudah mendapat vaksin lengkap.

“Saya berpendapat ini salah satu upaya pemerintah untuk menjaga kesehatan masyarakat, yang pada akhirnya akan berdampak positif pada kegiatan usaha. Ini harus kita dukung,” ujar Ketua Pengurus Wilayah Jaringan Pengusaha Nasional (JAPNAS) NTB, I Made Agus Ariana kepada Inside Lombok, Jumat (14/1).

Pemberian vaksin booster kepada masyarakat mendapat dukungan pihaknya, lantaran hal tersebut turut mendukung keberlangsungan jalannya usaha dan perputaran ekonomi. Setelah dilakukan vaksin Covid-19 penuh, terbukti kasus covid-19 di NTB bisa melandai.

“Tinggal kita juga harus turut aktif dalam menjaga prokes (protokol kesehatan). Saya meyakini sangat berdampak dengan proses pemulihan ekonomi kita dengan ada vaksin booster nantinya,” terang Ariana.

Pihaknya optimis terhadap pemulihan ekonomi pasca vaksinasi tersebut. Tentunya didukung dengan sektor-sektor yang memang memiliki potensi di tengah pandemi Covid-19. Khususnya sektor yang bisa bertahan selama dua tahun belakangan dan mulai terlihat pergerakannya.

“Sport tourism yang sudah konformasi (menggeliat) dan beberapa mega project akan dimulai. Di antaranya pembangunan Smelter, GTI, setra hasil dari satgas investasi yang berhasil menyelesaikan beberapa lahan produktif untuk segera bisa mulai investasinya,” tandasnya. (dpi)