Puluhan ASN Kota Mataram Akal-Akalan Gunakan Fake GPS untuk Absen

148
Aplikasi absensi ASN Pemkot Mataram (Inside Lombok/Bayu)

Mataram (Inside Lombok) – Puluhan ASN lingkup Kota Mataram ditemukan menggunakan aplikasi untuk absensi masuk kantor. Puluhan ASN ini tersebar di Organisasi Perangkat Daerah (OPD) lingkup Kota Mataram.

Kepala Badan Kepegawaian Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Mataram, Hj. Baiq Asnayati, Rabu (3/8) di Mataram mengatakan, puluhan ASN tersebut sudah mendapatkan teguran. Karena penggunaan aplikasi untuk absensi bisa memalsukan kehadiran. Artinya, ASN bersangkutan bisa tidak hadir di kantor untuk bekerja dan absen dari luar.

Ironisnya, rata-rata ASN yang menggunakan aplikasi untuk absensi yang memahami tentang teknologi. “Dia di kantor itu padahal tidak (hadir). Dia dibantu oleh aplikasi itu. Padahal mungkin mereka di luar. Absen di luar tapi posisi di kantor,” katanya.

Ia mengatakan, ASN yang menggunakan aplikasi untuk mengisi absensi tersebut sudah diketahui. Pasalnya, dari pelacakan yang dilakukan sudah ada nama-nama ASN yang menggunakannya.

“Ya karena mereka pinter IT dan terus kita dikira tidak punya kemampuan lah untuk menganalisa. Ternyata kita tidak seperti itu. Kita tahu itu,” katanya.

Sebelumnya, Pemkot Mataram sudah melayangkan teguran kepada ASN yang menggunakan aplikasi untuk absen. Namun muncul kembali setelah dideteksi. Kemungkinan besar, hal ini terjadi karena aplikasi yang digunakan belum dihapus.

“Itu nanti absennya tidak terpenuhi dan ada pemotongan. Karena nanti pencairan TPP akan disesuaikan dengan absensi,” ucapnya.

Masalah absensi menggunakan aplikasi ini lanjutnya, memang sudah diberlakukan pada saat pandemi Covid-19 mewabah. Namun karena saat ini sudah normal, maka absensi dilakukan seperti biasa dengan datang ke kantor.

“Ini bukan masalah jago-menjago di situ. Tapi ini aturan yang kita kedepankan. Kita sudah laporkan ke Sekda,” kata Asna. (azm)