Satu Nakes Terkonfirmasi Positif, Puskesmas Lenek Ditutup Sementara

Tampak depan penutupan sementara puskesmas Lenek yang disertai dengan baliho informasi penutupan, Selong (27/05/2020).(Inside Lombok/M.Deni Zarwandi)

Lombok Timur (Inside Lombok) – Salah seorang tenaga kesehatan (Nakes) yang bertugas di Puskesmas Lenek yang sekaligus bertugas menjadi tim gerak cepat (TGC) penanganan covid-19 Lotim, terkonfirmasi positif nomor 334. Sehingga Puskesmas Lenek ditutup sementara.

Kepala Puskesmas Lenek, H Mustazam mengatakan, pihak puskesmas melaksanakan rapid test terhadap 94 nakes dan satu reaktif. Kemudian dilakukan tes swab yang terkonfirmasi positif.

Sehingga pihak puskesmas menutup sementara puskesmas tersebut selama 14 hari. Para nakes yang hasilnya negatif diinstruksikan untuk karantina mandiri selama 14 hari yang terhitung sejak dilakukan rapid test.

“Semua pasien dan pelayanan dialihkan sementara ke puskesmas Aikmel,” ucapnya.

Lanjutnya, sebanyak dua orang pasien KIA yang kami pindahkan ke puskesmas Aikmel, setelah nakes dari puskesmas Lenek terkonfirmasi positif.

“Untuk sementara tim TGC kami berencana memindahkannya ke kantor BBI,” ungkapnya.

Jumlah TGC yang ada di Kecamatan Lenek sebanyak empat tim dan satu tim terdiri dari tiga orang. Tim tersebut akan dibagi tiga, itu dilakukan untuk jam istirahat para TGC yang lebih optimal agar daya tahan tubuh mereka tetap terjaga.

“Kami para nakes tetap memberikan semangat dan motivasi kepada rekan kami yang kini dalam perawatan akibat terpapar covid-19,” katanya.

Pihaknya juga akan tetap melayani masyarakat semaksimal mungkin, mengingat banyaknya motivasi masyarakat kepada pihaknya.