Kapolda NTB Silaturahim ke Kediaman TGB

Kapolda NTB Irjen Pol Mohammad Iqbal (kiri) mengucapkan salam kepada TGH. Muhammad Zainul Majdi, Mantan Gubernur NTB dua periode yang lebih akrab disapa Tuan Guru Bajang (TGB) dalam kegiatan kunjungan silaturrahimnya ke kediaman TGB di Jalan WR. Supratman, Mataram, Rabu (27/5/2020). (Inside Lombok/ANTARA/Dhimas B.P.)

Mataram (Inside Lombok) – Kepala Kepolisian Daerah Nusa Tenggara Barat Irjen Pol Mohammad Iqbal melaksanakan kunjungan silaturahim ke kediaman TGH. Muhammad Zainul Majdi, mantan Gubernur NTB dua periode yang lebih akrab disapa Tuan Guru Bajang (TGB).

Dalam kesempatan tersebut, Kapolda NTB secara khusus menyampaikan terima kasih kepada TGB yang telah memberikan sambutan hangat baginya beserta rombongan.

“Terima kasih atas sambutan dan penerimaan ini, mohon saya dianggap sebagai saudara, sekaligus mohon informasi dan masukan-masukan untuk lebih optimalnya kami dalam melaksanakan tugas di NTB,” kata Iqbal kepada TGB dalam kunjungan ke kediamannya di Jalan WR. Supratman, Mataram, Rabu.

Kepada TGB, Mantan Kadiv Humas Polri ini turut menyampaikan bahwa dirinya sangat mengidolakan sosok TGB yang berlatar belakang santri dan alumnus Universitas Al-Azhar Kairo, Mesir.

“Pak TGB merupakan idola saya karena ilmunya di bidang¬†public speaking, jadi memiliki kesamaan dengan saya sebagai mantan Kadiv Humas Polri,” ucapnya.

TGB yang menerima silaturahim Kapolda NTB beserta rombongan, menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas kunjungannya yang masih hangat di tengah suasana Hari Raya Idul Fitri 1441 Hijriah.

“Saya bersyukur bisa jumpa yang kedua kalinya, setelah sebelumnya pernah ketemu dan hadir bersama Kapolri (Jenderal Polisi Tito Karnavian) dan Panglima TNI saat kunjungan gempa bumi di NTB beberapa tahun lalu,” kata TGB.

“Untuk itu saya mengucapkan selamat datang, dan ini merupakan penghargaan terhadap saya pribadi. Karena ini masih suasana Idul Fitri, saya bersama keluarga, mohon maaf lahir dan batin,” ujarnya.

Lebih lanjut TGB kepada Kapolda NTB memberikan pemahaman terkait pengalamannya sebagai santri. Sejak dahulu, jelasnya, para santri telah diajarkan dan diwasiatkan oleh para guru serta sesepuhnya, untuk memajukan negara.

“Itu adalah wasiat guru-guru kami. Bekerjalah untuk negara Indonesia dan kami siap untuk mendukung kinerja Polri, kami yang di pesantren juga perlu dukungan dan nasihat, dan saya sampaikan penghargaan kepada teman-teman kepolisian, atas kinerja Polri,” tuturnya.

Menurutnya, selama dua periode menjadi orang nomor satu di kursi pemerintahan NTB, TGB sudah melihat upaya Polri dalam menjaga dan memelihara keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).

“Saya lihat dari sepuluh tahun menjabat di pemerintahan, Polri terus berusaha untuk memperbaiki kulturnya, karena apapun bentuknya di dunia ini tidak ada yang sempurna. Terutama kinerja bhabinkamtibmas yang sangat saya apresiasi,” kata dia.

“Dan doa kami terkabulkan, yakni selalu mendapat orang-orang baik yang memimpin di NTB. Dan saya berdoa untuk Pak Kapolda, agar dalam pelaksanaan tugas dalam keadaan aman dan kondusif. Amin,” ujarnya.

Dalam program awal Iqbal sebagai Kapolda NTB, sudah banyak tokoh agama dan tokoh masyarakat yang dikunjungi. Berbagai saran dan masukan, baik terkait karakteristik masyarakat di dua pulau yang menjadi wilayah Provinsi NTB, yakni Pulau Lombok dan Pulau Sumbawa, tentunya akan menjadi bekal baru Iqbal sebagai pemimpin Polri di daerah. (Ant)