28.5 C
Mataram
Senin, 24 Juni 2024
BerandaBerita UtamaSMKN 3 Mataram Raih Sertifikat Bengkel Konversi Motor Listrik Pertama Se-Indonesia Timur

SMKN 3 Mataram Raih Sertifikat Bengkel Konversi Motor Listrik Pertama Se-Indonesia Timur

Mataram (Inside Lombok) – SMKN 3 Mataram merupakan sekolah dengan basis teknologi baru saja mendapatkan sertifikasi bengkel konversi grade B dari Kementerian Perhubungan. Bengkel konversi motor BBM ke listrik ini sejalan dengan keinginan pemerintah untuk mendorong zero emission.

Kepala SMKN 3 Mataram, Sulman Haris mengatakan sertifikasi bengkel konversi ini akan membuka peluang bagi perkembangan kendaraan listrik untuk wilayah NTB dan wilayah Indonesia timur pada umumnya. Apalagi ini merupakan bengkel konversi sepeda motor Listrik pertama di NTB.

“Satu satu di Indonesia Timur dapat sertifikat ini dan informasinya kami yang ketiga se-Indonesia untuk sertifikat bengkel konversi grade B,” ujar Sulman saat ditemui di ruangannya, Selasa (23/4).

Bukan hal mudah bagi SMKN 3 Mataram mendapatkan sertifikat konversi tersebut. Karena itu pihak sekolah juga berusaha semaksimal mungkin agar bengkel konversi yang satu-satunya di NTB ini bisa terwujud. Pasalnya dengan adanya bengkel konversi maka akan memudahkan masyarakat NTB melakukan konversi motor berbahan bakar minyak (BBM) ke listrik dengan persuratan yang legal di bengkel konversi SMKN 3 mataram.

- Advertisement -

“SMKN 3 Mataram menjadi bengkel konversi yang sudah terverifikasi oleh Kementerian Perhubungan. SDM sudah siap, pengembangan dan melengkapi fasilitas yang sesuai dengan standar juga sudah,” terangnya.

Terwujudnya semua hal tersebut, tentunya dengan dukungan pemerintah melalui dinas Pendidikan dan PLN UIP NTB yang selalu mendukung penuh berdirinya bengkel konversi ini. Apalagi pada proses verifikasinya ini cukup panjang, mulai dari surat permohonan kita ajukan di November 2023. Ada serangkaian proses harus dilalui sampai sertifikasinya diterima.

“Ada verifikasi kelayakan, mulai dari tahap verifikasi berkas, pra verifikasi bengkel, hingga proses verifikasi langsung yang dilakukan oleh tim verifikasi Kementerian Perhubungan di bengkel konversi,” terangnya.

Proses tersebut dilaksanakan secara ketat agar bisa memenuhi standar yang telah ditetapkan oleh pemerintah, mulai dari mempersiapkan SDM tim konversi hingga sarana prasarana bengkel konversi.

“Dari segi teknis, tim verifikasi Kementerian Perhubungan harus memastikan bahwa pelaksanaan konversi dari sepeda motor berbahan bakar bensin menjadi sepeda motor listrik di bengkel konversi harus dilakukan benar-benar aman, efisien, dan ramah lingkungan,” jelasnya.

Selain itu, aspek manajerial dan administratif juga harus dijaga dengan ketat. Setelah melewati berbagai proses verifikasi, mendapatkan sertifikasi dari Kementerian Perhubungan dengan spesifikasi bengkel konversi grade B pada Senin 22 April 2024. Hal ini bukan hanya menjadi prestasi bagi sekolah, tetapi juga menjadi tonggak penting dalam mendukung program pemerintah terkait dengan percepatan kendaraan Listrik.

“Nantinya bengkel konversi SMKN 3 Mataram akan menjadi bengkel konversi sepeda motor dengan grade A untuk kedepannya, sehingga menjadi bengkel konversi yang diberikan kewenangan sebagai tempat pengujian sepeda motor Listrik untuk wilayah Indonesia timur,” demikian. (dpi)

- Advertisement -

Berita Populer