Targetkan Ratusan Peserta, Sekotong Triathlon Siap Digelar 7 November

81
Kepala Dispora Lobar, Ma'ad Adnan. (Inside Lombok/Istimewa).

Lombok Barat (Inside Lombok) -Sekotong terpilih menjadi lokasi pelaksanaan event olahraga Triathlon yang akan diselenggarakan pada 7 November mendatang. Event yang sebelumnya akan diselenggarakan pada pertengahan 2021 ini sempat tertunda akibat pandemi Covid-19 yang sempat mengganas.

“Setelah tertunda dari jadwal awal, sempat akan kita selenggarakan pada Agustus dan September, tapi kemarin kita kembali terkendala PPKM level 3,” ujar Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Lobar, Ma’ad Adnan saat memberi keterangan, Kamis (28/10).

Diterangkan Adnan, hingga saat ini tercatat sudah ada tiga orang Warga Negara Asing (WNA) yang mendaftar untuk mengikuti event olahraga bergengsi itu. “Kita targetkan akan ada 100 peserta yang ikut, tapi sampai hari ini (Kamis, red) baru 35 orang yang daftar,” ujarnya.

Kendati demikian, pihaknya memprediksi peserta yang mendaftar untuk mengikuti Triathlon ini akan bisa melampaui angka 100. Berbagai persiapan pun telah dilakukan. Termasuk menggelar rapat teknis dengan berbagai pihak terkait lainnya. Antara lain Dishub, Dispar, Dikes, Kominfo, hingga Pol PP.

Dengan begitu panitia untuk penyelenggaraan pun sudah terbentuk dan dikukuhkan oleh Bupati Lobar. “Nanti juga kita akan libatkan kecamatan dan desa. Pembagian tugas tiap OPD sudah kita lakukan, dipimpin oleh Asisten I,” ujarnya.

Pihaknya juga sudah berkoordinasi dengan Polres dan Polsek mengenai rute yang menjadi jalur rangkaian tiga cabang olahraga tersebut. Untuk kemudian disiapkan rekayasa lalu lintasnya.

“Termasuk kita juga sudah bahas perubahan pada jarak tempuh bersepeda. Awalnya jarak tempuhnya 27,5 kilometer, tapi ada perubahan jadi 20 kilometer,” jelasnya.

Untuk bersepeda rutenya dimulai dari Dermaga Tawun ke barat, menuju Pelangan. Kemudian peserta akan melanjutkan dengan berlari ke arah timur menuju Sekotong Tengah. Sebelum mulai berlari, peserta juga akan berenang sejauh 750 meter di seputaran Dermaga Tawun.

“Setelah itu peserta naik untuk membilas badannya, lalu mulai bersepeda,” ujar Adnan. Diterangkan, Dikes Lobar pun sudah menyiapkan tiga unit ambulans. Di mana dalam tiap mabulans akan ada satu dokter dan dua perawat yang disiagakan untuk memastikan kondisi peserta tetap aman.

“Event ini butuh dukungan dari semua pihak, karena masyarakat sangat membutuhkan kegiatan semacam ini. Karena sudah jenuh selama di rumah saja,” tandas Kadispora Lobar ini. Ke depannya, ia mengharapkan event ini akan menjadi agenda yang masuk dalam Calendar of Event Dinas Pariwisata.