26.5 C
Mataram
Senin, 15 Juli 2024
BerandaBerita UtamaTerjadi Penembakan Kapten Kapal WNI saat Melaut di Malaysia

Terjadi Penembakan Kapten Kapal WNI saat Melaut di Malaysia

Mataram (Inside Lombok) – Didy, seorang WNI yang merupakan kapten kapal Tongkang (Tug Boat) Magtrans II berbendera Malaysia, tertembak saat pergi melaut, Rabu (5/12/2018) sekitar pukul 19.30 waktu setempat.

Ia diduga dirampok oleh kelompok Abu Sayyaf. Kapal Tongkang (Tug Boat) Magtrans II yang berbendera Malaysia tersebut membawa 13 Anak Buah Kapal (ABK). Nahkoda kapal tertembak di Bintulu Sarawak yang saat itu pergi menuju Papua Nugini.

Konsul RI untuk Tawau (Malaysia), Sulistijo Djati Ismojo mendapatkan informasi tersebut secara langsung dari otoritas kepolisian di Lahad Datu.

“Korban terkena luka tembak di bagian paha kiri. Saat ini ia sedang dirawat di Rumah Sakit Lahad Datu,” ujarnya pada Sabtu (8/12/2018) seperti dalam siaran pers yang diterima Inside Lombok.

- Advertisement -

Sulistijo mengaku bahwa korban sempat meminta kepadanya untuk merahasiakan kejadian ini dari keluarganya.

Sehubungan dengan hal tersebut ia juga meminta maaf karena tidak mengatakan hal itu dari awal, lantaran belum adanya keterangan resmi dari otoritas kepolisian di Lahad Datu.

Ia juga menghimbau kepada ABK WNI bahwa perairan Sabah masih rawan untuk dilewati. Selain itu, peralatan komunikasi kapal harus lengkap dan terdapat jaminan pengamanan dari aparat keamanan Malaysia.

“Konsulat RI Tawau telah melakukan langkah preventif dengan melakukan sosialisasi kepada WNI ABK di Tawau, Semporna dan Kunak,” terang Sulistijo.

Diketahui bahwa kelompok Abu Sayyaf adalah sebuah kelompok separatis yang terdiri dari milisi yang berbasis di sekitar kepulauan selatan Filipina, antara lain Jolo, Basilan, dan Mindanao.

Mereka dilaporkan akhir-akhir ini sedang memperluaskan jaringannya ke Malaysia, Thailand, dan Indonesia. Kelompok ini bertanggung jawab terhadap aksi-aksi pengeboman, pembunuhan, penculikan, dan pemerasan dalam upaya mendirikan negara Muslim di sebelah barat Mindanao dan Kepulauan Sulu. (IL4)

- Advertisement -

Berita Populer