Tingkatkan Minat Baca, Dinas Perpustakaan Siapkan Taman Baca di Loang Baloq

74
Kepala Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Kota Mataram, Jimmy Nelwan (Inside Lombok/Azmah)

Mataram (Inside Lombok) – Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Kota Mataram akan menyiapkan taman baca di Taman Loang Baloq. Ketersediaan taman baca ini untuk meningkatkan minat baca masyarakat.

Kepala Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Kota Mataram, Jimmy Nelwan, Rabu (25/5) di Mataram mengatakan, selama ini taman baca baru ada di Taman Sangkareang, Udayana dan Pantai Ampenan. Mulai tahun ini, Pemda menyiapkan taman baca di Taman Loang Baloq. Melihat jumlah kunjungan ke salah satu destinasi wisata tersebut cukup tinggi.

“Kan mau datang Menteri Pariwisata ke sana, jadi taman baca ini untuk menambah kelengkapan di destinasi kota di sana,” katanya.

Jimmy menambahkan, taman baca yang ada di Pantai Ampenan ditutup untuk sementara waktu. Sehingga semua fasilitas yang ada dipindahkan ke Taman Loang Baloq. Penutupan taman baca di Ampenan tersebut karena tidak dimanfaatkan dengan maksimal. Selain itu, lokasi saat ini dinilai kurang layak.

“Situasi dan lokasinya tidak bagus di sana. Kan kita tidak bisa melarang masyarakat karena ada kepentingan sendiri dengan lapisan pendidikan yang berbeda. Jadi di sana itu tempat orang jemuran dan macem-macem dan jadinya tidak layak,” ungkapnya.

Jimmy menargetkan, taman baca yang ada di Taman Loang Baloq bisa dioperasikan pekan depan. Karena saat ini masih dalam proses persiapan seperti menyiapkan buku bacaan. Jumlah buku yang akan disiapkan di taman baca tersebut sekitar 1.000-1.500 eksemplar.

“Insyaallah minggu depan sudah beroperasi di Taman Loang Baloq. Kita sudah gotong royong melengkapi semua seperti rak dan buku. Buku-buku yang ada di Pantai Ampenan kita pindahkan ke sana,” kata Jimmy.

Taman baca yang disiapkan nantinya akan beroperasi setiap akhir pekan yaitu Sabtu dan Minggu. Keberadaan taman baca di destinasi wisata ini agar target jumlah pengunjung tercapai. Selain itu, meningkatkan literasi masyarakat.

Selain itu, buku yang disiapkan di taman baca hanya untuk dibaca di tempat. Artinya, tidak bisa dipinjam dan bawa pulang. Karena peminjaman hanya bisa dilakukan di Kantor Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah dengan membawa kartu anggota. (azm)