Sebar Foto Hoaks Korban Pemanah di Mataram, Ini Pengakuan Pelaku

2816
EH dan UW (masker putih) saat mengikuti konferensi pers di Polresta Mataram, Kamis (26/5) (Inside Lombok/ist)

Mataram (Inside Lombok) – Dua orang pria diamankan polisi terkait penyebaran informasi hoaks foto korban aksi pemanah misterius di Mataram. Antara lain EH (39) asal Gerung, Lombok Barat dan UW (39) asal Kuripan, Lombok Barat.

Keduanya diketahui beberapa hari lalu menyebarkan informasi tidak benar melalui akun Faceboknya terkait banyaknya korban aksi pemanah di Kota Mataram. Hal itu mengakibatkan timbulnya keresahan pada masyarakat yang hendak beraktivitas.

Setelah dilakukan penelusuran, Tim Opsnal Sat Reskrim Polresta Mataram pun akhirnya mengamankan keduanya yang diduga menjadi sumber foto dan informasi hoaks tersebut. Sesuai pernyataan EH saat dimintai keterangan di kantor polisi, foto korban pemanah yang disebarnya adalah tangkapan layar dari status WhatsApp UW.

EH kemudian mengunggah tangkapan layar itu dengan menambahkan narasi bahwa foto tersebut adalah korban aksi pemanah di Kota Mataram. “Itu saya upload untuk mengimbau masyarakat untuk berhati-hati, dan memang saya sendiri tidak tahu foto korban tersebut merupakan peristiwa benar atau tidak terjadi di Mataram,” jelas EH saat diwawancarai media usai konferensi pers di Polresta Mataram, Kamis (26/05).

Pada kesempatan itu, EH pun menyampaikan permohonan maafnya kepada seluruh masyarakat Kota Mataram atas informasi hoaks yang disebarkannya melalui akun pribadi. “Saya tidak menyangka akan menimbulkan keresahan seperti ini akibat postingan saya di FB tersebut. Untuk itu saya mohon maaf kepada masyarakat,” keluhnya.

EH akhirnya menyadari bahwa apa yang telah dilakukannya adalah salah. Kendati, ia tegas menyatakan tidak bermaksud melakukan provokasi, melainkan murni terdorong untuk sama-sama mengingatkan untuk berhati-hati.

“Saya sampaikan mohon maaf pak kepada seluruh masyarakat, dan saya mengimbau kepada masyarakat lainnya agar jangan mencontoh apa yang saya lakukan ini,” jelas EH. Terkait hasil pemeriksaan tim penyidik, EH selaku pemilik akun FB dan UW sebagai pemilik status WhatsApp menyerahkan sepenuhnya kepada polisi. “Kami menunggu hasil penyidikan, apapun hasilnya nanti kami akan serahkan sepenuhnya kepada penyidik,” pungkasnya. (r)