Warga Loteng Diimbau Waspada Dampak La Nina

142
Kepala BPBD Loteng, Murdi, Rabu (21/10/2020). (Inside Lombok/Ida Rosanti)

Lombok Tengah (Inside Lombok)- Provinsi NTB termasuk kabupaten Lombok Tengah (Loteng) masuk ke dalam daerah dengan status waspada fenomena La Nina.

Curah hujan yang tinggi diperkirakan bisa menyebabkan sejumlah bencana seperti banjir, tanah longsor dan juga angin puting beliung.

Sehingga warga Loteng diminta untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi bencana yang akan terjadi.

“Saya himbau kepada warga untuk tingkatkan kewaspadaan. Susah ada bukti, kemarin di Jelantik terjadi kebakaran karena disambar petir karena pengaruh perubahan cuaca”,kata PLT Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Loteng, Murdi, Rabu (21/10/2020) di Praya.

Dia menerangkan, saat ini sedang terjadi peralihan musim dari kemarau ke musim hujan. Dalam waktu dekat ini, pihaknya akan melakukan operasi susur sungai untuk mencegah terjadinya banjir.

“Sidementasi dan sampah akan diangkat karena bisa menyebabkan banjir”,ujarnya.

Di samping itu, kerjasama dengan berbagai pihak juga dibutuhkan untuk melakukan pemetaan titik evakuasi. Pasalnya, La Nina saat ini bersamaan dengan pandemi Covid-19 yang saat sedang melanda.

“Sehingga diupayakan titik-titik evakuasi itu bisa memenuhi standar prosedur pencegahan Covid-19. Agar tidak menumpuk”,ujar Murdi.

Sementara itu, sejumlah wilayah di Loteng yang rentan mengalami bencana banjir dan longsor di antaranya berada di kecamatan Praya Tengah, Praya Timur, Pujut, Pringgarata dan Batukliang Utara.

“Kita himbau warga di sana untuk selalu waspada”, imbuhnya.