26.5 C
Mataram
Senin, 26 Februari 2024
BerandaDaerahNTBPertamina Tambah Stok Elpiji di NTB Jelang Pemilu

Pertamina Tambah Stok Elpiji di NTB Jelang Pemilu

Mataram (Inside Lombok) – Pertamina Patra Niaga Regional Jatimbalinus menambah pasokan elpiji 3 kilogram (kg) di tingkat agen dan pangkalan untuk kabupaten/kota di NTB. Penambahan ini dilakukan jelang pemilihan umum (pemilu), guna menambah rasa aman dan nyaman masyarakat menjalankan pesta demokrasi dan potensi mobilitas masyarakat yang beraktivitas selama libur.

Penambahan dilakukan di pangkalan wilayah Lombok Barat, Kota Mataram, Kabupaten Bima, Dompu, Sumbawa Barat, dan Kota Bima sejumlah 220 metrik ton (MT) atau 54 persen dari konsumsi normal harian provinsi NTB sebesar 417 MT. Untuk penambahan pada kota/kabupaten tertentu di NTB berdasarkan proyeksi kenaikan konsumsi dan pemantauan konsumsi beberapa pekan terakhir.

“Kabupaten/Kota lainnya yang tidak ada penambahan stoknya dirasa cukup, melihat tidak ada kenaikan konsumsi cukup berarti selama hari libur dan stok di agen, pangkalan daerah tersebut dalam kondisi mampu memenuhi kebutuhan beberapa hari kedepan,” ujar Area Manager Comm, Rel & CSR Pertamina Jatimbalinus, Ahad Rahedi, Senin (12/2).

Stok elpiji di wilayah NTB dalam kondisi sangat aman. Jumlah diatas adalah extra dropping untuk agen atau pangkalan. Sedangkan untuk NTB dinaungi oleh 3.000 (MT) Storage elpiji Utama yakni Depot elpiji Sekotong dan Depot elpiji Bima, total stok dari seluruh storage mencapai 2.528 MT dengan konsumsi rata-rata harian sebesar 432,4 metrik ton perhari.

- Advertisement -

“Kami himbau masyarakat untuk membeli elpiji 3 kg di pangkalan resmi pertamina menggunakan KTP mengikuti edaran pemerintah demi mensukseskan program subsidi tepat elpiji 3kg. Agar kondisi penyebab kelangkaan bisa diminimalisir,” imbuhnya.

Sementara, untuk BBM jelang pemilu ini tidak ada kenaikan konsumsi signifikan. Namun Pertamina tetap mempertebal stok untuk seluruh SPBU se-Jatimbalinus sebesar 2 persen untuk gasoline (bensin) dan 3 persen untuk gasoil (diesel), karena berdasarkan proyeksi kenaikan konsumsi tidak terlalu signifikan yakni 0,9 persen untuk gasoline dan 1,3 persen untuk gasoil.

“Untuk BBM, kami himbau untuk transaksi cashless di SPBU agar mempercepat antrian dan guna menambah kenyamanan kami sediakan beragam promo menarik melalui aplikasi MyPertamina,” jelasnya. (dpi)

- Advertisement -

Berita Populer