25.5 C
Mataram
Jumat, 1 Maret 2024
BerandaDaerahNTBTiga Ribuan Warga di Pulau Lombok akan Dapat Rice Cooker Gratis

Tiga Ribuan Warga di Pulau Lombok akan Dapat Rice Cooker Gratis

Mataram (Inside Lombok) – Pemerintah pusat memprogramkan pembagian rice cooker atau penanak nasi bagi masyarakat. Kendati, bantuan ini dikhususkan bagi masyarakat yang menggunakan daya listrik 900-1.300 watt.

Kepala Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) NTB, Sahdan mengatakan pembagian bantuan ini untuk masyarakat menengah ke atas. Karena rice cooker yang dibagikan tidak akan bisa digunakan oleh pengguna daya listrik 450 watt.

“Orang pakai LPG beralih pakai listrik, makanya segmen yang dibagi orang yang kaya (ekonomi menengah ke atas, Red), yang memiliki daya listrik 900 Watt ke atas. Kalau di bawah itu, tidak bisa hidup rice cooker-nya,” jelasnya.

Ia menyebutkan, masyarakat yang akan mendapatkan rice cooker gratis di Pulau Lombok yaitu sebanyak 3.800, orang khususnya yang memiliki daya listrik 900-1.300 watt. Sementara pembagian untuk Pulau Sumbawa masih direncanakan.

- Advertisement -

Pembagian rice cooker ini juga karena melihat daya listrik yang dimiliki sedang surplus. “Sekarang daya listrik kita lagi surplus. Agar tidak idle listrik ini, maka dibagi-bagi rice cooker,” ujarnya.

Ribuan masyarakat yang akan mendapatkan rice cooker gratis ini tersebar di 19 desa di Pulau Lombok. Saat ini, Dinas ESDM Provinsi NTB sedang menunggu data penerima dari belasan desa tersebut. “Ini langsung dari Kementerian ESDM. Ini sebagai stimulus. Kalau orang senang pakai rice cooker. Menggunakan listrik semaksimal mungkin,” katanya.

Jika data penerima sudah lengkap, lanjut Sahdan, maka akan dibuat surat pengantar ke pemerintah pusat. “Begitu datanya komplit 3.800 baru saya buat surat pengantar ke Jakarta,” bebernya.

Tidak hanya alat-alat dapur, pemerintah pusat juga sedang berupaya untuk bisa beralih ke energi terbarukan misalnya seperti kendaraan listrik. Untuk memaksimalkan penggunaan kendaraan ini, pemerintah memberikan subsidi hingga Rp7 juta kepada masyarakat.

“Makanya ke depan beralih ke energi terbarukan seperti kendaraan listrik. Kalau sepeda motor listrik dapat subsidi Rp7 juta. Begitu juga kalau mau konversi sepeda motor dapat juga subsidi Rp7 juta,” ungkapnya. (azm)

- Advertisement -

Berita Populer