Dua Jambret di Cakra Ini Diringkus Tim Buser, Begini Kronologisnya

Mataram (Inside Lombok) – Tim Buser Polsek Cakranegara berhasil menangkap dua pelaku penjambretan, Adi (23) dan Herman, Senin (5/11/2018) pukul 14.30 WITA. Kejadian terjadi pada hari Jumat lalu (21/9/2018) saat kedua pelaku menjambret tas korban, Laily Indrayati Yusuf di Cakranegara. Korban langsung melaporkan kejadian tersebut ke Kantor Polsek Cakranegara pada saat itu juga.

Kronologisnya ketika korban hendak berbelanja di Toko Counter EIGER, Cakranegara dan parkir depan toko. Kemudian kedua pelaku berboncengan datang dari arah timur dan membegal korban saat keluar dari mobil untuk mengambil tas milik korban. Kedua pelaku sempat mengancam korban dengan menodongkan golok yang dikeluarkan pelaku dan langsung kabur ke arah barat.

Beberapa barang dalam tas korban yang saat itu berhasil diambil kedua pelaku berupa uang tunai sebesar Rp 4 Juta, HP Samsung S9 warna ungu, HP iPhone 7 Plus warna pink silver, dan surat-surat penting milik korban.

Salah satu Tim Buser Polsek Cakranegara, menceritakan kronologis penangkapan kedua pelaku penjambretan di hari yang berbeda. Tepat di hari saat korban melaporkan kejadian tersebut, para petugas berhasil menangkap satu pelaku dengan melacak lokasinya. Sedangkan satu pelaku lagi berhasil melarikan diri saat itu.

Berdasarkan HP milik korban yang dirampas tersebut, Tim Buser langsung melacak keberadaan pelaku hingga terdeteksi ke arah TKP yang merupakan rumahnya sendiri di Karang Tapen. Dari sinyal HP yang para tim gunakan dapat melacak dan memastikan pelaku bersama barang bukti yang langsung diringkus oleh Tim Buser.

“Pada saat penggerebekan kita menangkap satu pelaku sebagai eksekutor dan pelaku yang satunya kabur. Selama DPO, kita melakukan penyelidikan,” jelas salah satu Tim Buser, Selasa (6/11/2018).

Ia menjelaskan akhirnya pada Senin kemarin, Tim Buser baru meringkus kedua pelaku tersebut. Satu pelaku yang berhasil kabur dan termasuk buron DPO ini kerap melakukan perlawanan dengan sebilah golok. Selama beberapa kali tembakan peringatan oleh para petugas tidak diindahkan maka terpaksa Tim Buser melakukan tindakan dengan cara menembak terukur sasaran kaki.

“Pelaku kedua sempat kami kejar lari ke arah Sumbawa tapi info kemarin ketika dia pulang menengok anaknya, di sana kita intai dan kita grebek di rumahnya yang bertempat di Karang Tapen juga,” ujarnya.

Dua HP korban berhasil ditemukan namun uang tunai sebesar Rp 4 Juta sudah habis dibagi dua oleh para pelaku. Berdasarkan pengakuan pelaku, uang tersebut habis digunakan untuk membeli TV dan sabu yang sudah dihabiskan. Sehingga saat ini hanya barang bukti TV yang disita oleh pihak kepolisian dan kedua pelaku diamankan di Polsek Cakranegara untuk pengembangan dan sidik kasus lebih lanjut. (IL4)