BerandaLombok TimurDiduga Jadi Penyebab Keracunan, Hasil Uji Laboratorium Menu MBG Jurit Baru Masih...

Diduga Jadi Penyebab Keracunan, Hasil Uji Laboratorium Menu MBG Jurit Baru Masih Tahap Konfirmasi

Lombok Timur (Inside Lombok) – Hasil uji laboratorium terhadap sampel menu Makan Bergizi Gratis (MBG) dari SPPG Jurit Baru, Pringgasela, Lombok Timur, yang diduga menyebabkan keracunan massal terhadap sekitar 51 penerima manfaat, hingga Senin (04/05/2026) masih dalam tahap uji konfirmasi untuk memastikan keakuratan hasil.

Sampel makanan yang dikaitkan dengan insiden tersebut sebelumnya telah melalui proses pengujian laboratorium. Saat ini, tahap lanjutan berupa uji konfirmasi masih dilakukan guna memastikan validitas hasil sebelum diumumkan secara resmi.

Kepala BBPOM di Mataram, Yogi Abaso Mataram, menyampaikan bahwa secara teknis pengujian awal telah selesai. Namun, pihaknya masih melakukan uji konfirmasi lanjutan sebagai bagian dari prosedur untuk memastikan hasil dapat dipertanggungjawabkan.

“Proses pengujian sebenarnya sudah selesai, tetapi kami masih perlu melakukan uji konfirmasi untuk memastikan hasilnya akurat,” ujarnya.

Ia menjelaskan, uji konfirmasi dilakukan melalui proses inkubasi karena pertumbuhan bakteri memerlukan waktu tertentu agar dapat diidentifikasi secara pasti. Hal tersebut menyebabkan hasil akhir belum dapat diumumkan dalam waktu dekat.

“Nantinya hasil resmi akan kami sampaikan langsung kepada Dinas Kesehatan Lombok Timur sebagai pihak pengirim sampel. Dan Dinas Kesehatan adalah pihak yang berwenang untuk menjelaskan informasi terkait dengan penyebab keracunan massal tersebut,” jelasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Lombok Timur, Lalu Aries Fahrozi, mengatakan pihaknya masih menunggu hasil resmi dari BPOM Mataram. “Kami masih menunggu hasil uji dari BPOM Mataram untuk memastikan penyebab pastinya,” singkatnya.

- Advertisement -

Berita Populer