BerandaMataramMomentum Halal Bihalal, Ketua DWP Kemenag NTB Ajak Perempuan Bersinergi

Momentum Halal Bihalal, Ketua DWP Kemenag NTB Ajak Perempuan Bersinergi

Mataram (Inside Lombok) – Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi NTB menggelar kegiatan halal bihalal yang dirangkaikan dengan rapat koordinasi wilayah dan peringatan Hari Kartini pada Rabu (29/4/2026). Ketua DWP Kemenag NTB, Megawati Lestari, mengajak perempuan untuk bersinergi dalam mendorong pembangunan dan kesejahteraan masyarakat.

Dalam sambutannya, Megawati menekankan pentingnya peran perempuan dalam pembangunan daerah melalui pemberdayaan yang berdampak luas. Ia mengibaratkan perempuan seperti lampu yang akan memberikan cahaya lebih besar jika menyala bersama.

“Perempuan itu seperti lampu. Nyala sendiri mungkin sudah cukup untuk menerangi jalannya sendiri, tapi kalau menyala bersama-sama, cahayanya akan jauh lebih terang dan mampu menerangi seluruh lingkungan di sekitarnya,” katanya.

Ia menyebutkan bahwa keberdayaan perempuan harus memiliki tujuan yang jelas, terutama dalam memberikan dampak sosial. Perempuan yang berdaya secara intelektual dan ekonomi, menurutnya, memiliki tanggung jawab moral untuk membantu sesama dan membawa perubahan. Bagi DWP Kemenag NTB, perempuan berdaya harus menjadi motor penggerak aktif dalam berbagai sektor.

Megawati juga mengajak seluruh anggota untuk menjadikan momentum halal bihalal sebagai penguat sinergi. “Mari kita jadikan momentum ini sebagai pengingat bahwa perempuan berdaya, bersinergi, dan menginspirasi adalah kunci menuju masyarakat yang lebih kuat, harmonis, dan berkemajuan,” ungkapnya.

Dalam kesempatan tersebut, ia mengingatkan bahwa egoisme menjadi salah satu hambatan utama dalam kemajuan bersama. Ia menegaskan pentingnya kebersamaan dalam menghadapi tantangan. “Setiap langkah perempuan adalah cahaya bagi yang lain. Jika kita berjalan masing-masing, jangkauan kita terbatas. Namun jika kita bersatu, kita adalah kekuatan yang mampu menembus batas-batas tantangan zaman,” tegasnya.

Pada akhir kegiatan, Megawati juga menyampaikan duka atas kecelakaan KLR yang menewaskan sejumlah perempuan serta mengecam kasus kekerasan di daycare terhadap anak. “Semoga korban mendapat perlindungan dan pemulihan, serta menjadi pengingat bagi kita semua untuk lebih peduli dan memastikan lingkungan yang aman bagi setiap anak,” pungkasnya.

- Advertisement -

Berita Populer