26.5 C
Mataram
Minggu, 26 Mei 2024
BerandaMataramPastikan Pelayanan Tetap Maksimal di Libur Panjang Lebaran, RSUD Kota Mataram Siagakan...

Pastikan Pelayanan Tetap Maksimal di Libur Panjang Lebaran, RSUD Kota Mataram Siagakan IGD 24 Jam

Mataram (Inside Lombok) – Selama libur lebaran dan cuti bersama, Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kota Mataram akan tetap memberikan pelayanan selama 24 jam. Pada musim libur kali ini layanan akan dipusatkan instalasi gawat darurat (IGD).

Direktur Utama RSUD Kota Mataram, Eka Nurhayati mengatakan selama libur lebaran dan cuti bersama pelayanan di poliklinik akan tutup sementara waktu. “Kita tetap buka dengan mengoptimalkan pelayanan di IGD sebab poliklinik kita tutup,” katanya.

Sebagai langkah antisipasi terjadi lonjakan pasien selama libur lebaran, para petugas medis yang biasa bertugas di poliklinik baik perawat, dokter umum, maupun dokter spesialis akan disiagakan. Nantinya para petugas medis yang bertugas secara bergantian. “Kami sudah buatkan jadwal piket untuk masuk sif-sifan,” katanya.

Diakuinya, libur dan cuti bersama Idulfitri 1445 Hijriah dimulai tanggal 8-15 April 2024, menjadi libur yang paling lama dibandingkan dengan tahun-tahun sebelumnya. RSUD Kota Mataram sudah menyiapkan berbagai skenario pembagian tugas kepada para tenaga kesehatan. Skenario yang dibuatkan agar masyarakat bisa tetap terlayani secara maksimal. “Jangan ragu datang ke rumah sakit karena IGD kita tetap buka 24 jam,” katanya.

- Advertisement -

Sementara itu, Walikota Mataram, Mohan Roliskana sebelumnya mengingatkan agar pelayanan dasar kesehatan di 11 puskesmas dan RSUD Kota Mataram harus tetap buka saat libur dan cuti bersama Lebaran Idulfitri 1445 Hijriah. “Dengan demikian, masyarakat yang membutuhkan layanan kesehatan bisa tetap terlayani secara maksimal,” katanya.

Mohan berharap agar organisasi perangkat daerah (OPD) terkait dalam hal ini Dinas Kesehatan dan pihak rumah sakit segera menyiapkan formula pelayanan selama libur lebaran. Karena pelayanan selama libur lebaran bukan untuk pertama kalinya. Sehingga fasilitas kesehatan yang ada sudah bisa mengatur agar pelayanan kepada masyarakat tetap berjalan dengan maksimal. “Dengan demikian, selama libur dan cuti bersama Idulfitri, layanan kesehatan dasar masyarakat tidak terganggu,” katanya. (azm)

- Advertisement -

Berita Populer