Fadlin Kecewa pada Ketentuan Porprov 2018, Ini Penyebabnya

Atlet atletik, Fadlin. (Inside Lombok/ISTIMEWA)

Mataram (Inside Lombok) – Pekan Olahraga Provinsi NTB yang akan diselenggarakan pada 12 sampai 14 Desember 2018 mendatang tentunya menjadi momen yang sangat dinanti bagi para atlet dari berbagai kabupaten/kota.

Namun, aturan yang telah ditetapkan oleh Persatuan Atletik Seluruh Indonesia (PASI) Provinsi NTB tidak menjawab harapan para atlet muda.

Aturan untuk batasan umur bagi peserta yang mengikuti Atletik, yaitu bahwa atlet di bawah 18 tahun dan di atas 33 tahun tidak diperbolehkan untuk mengikuti pekan olahraga ini.

Fadlin, salah satu dari empat atlet yang pernah menjuarai Pekan Olahraga Nasional (PON), mengungkapkan rasa kecewa terhadap aturan yang dibuat oleh pemprov PASI NTB. Menurutnya, banyak atlet yang berpotensi besar di bawah umur 18 tahun untuk kategori atletik.

“NTB justru punya juara dunia U-18 tahun, tapi di atletik banyak nomor yang tidak dipertandingkan padahal nomor-nomor itu adalah nomor andalannya NTB di Kejurnas dan PON,” ungkap Fadlin, Kamis (22/11/2018).

Hal tersebut disebabkan karena menurutnya, saat ini kebanyakan atlet yang berkualitas baik masih di bawah umur 18 tahun. Ia juga memastikan bahwa tidak ada nomor estafet yang menjadi andalan NTB untuk ikut berpatisipasi.

Fadlin memberi contoh, saat ini NTB memiliki atlet atletik juara dunia yaitu Zohri. Ini tentu saja memupuk semangat atlet atletik muda di NTB.

Namun kembali lagi, ketentuan porprov tahun ini pada kenyataannya tidak memihak pada atlet muda NTB. Inilah yang sangat disesalkan oleh Fadlin.

“Banyak yang nggak bisa ikut, contoh dari Kota Bima saja 11 orang tidak bisa ikut dari total 23 Atlet. Hampir semua Kabupaten Kota separuh atletnya tidak bisa ikut dan mereka harus menunggu 4 tahun lagi baru bisa berkompetisi,” jelasnya.

Fadlin juga telah mencoba untuk menghadap pihak PASI NTB untuk mempertimbangkan kembali aturan yang telah ditetapkan. Namun, dari PASI NTB sendiri menyatakan untuk tidak mengubah batasan usia peserta di Porprov 2018 ini.

Hingga berita ini ditulis, Ketua Pengurus Besar PASI NTB H. Suhaimi enggan memberikan komentar. Kendati Fadlin dan atlet lainnya sangat berharap ketentuan soal usia itu dapat diubah. (IL4)