Pemuda Asal Masbagik Ini Ditemukan Tewas Gantung Diri

Kain yang digunakan Abdi untuk menggantung dirinya hingga tewas. (Inside Lombok/ISTIMEWA)

Lombok Timur (Inside Lombok) – Telah terjadi insiden bunuh diri oleh Abdi (24) pada hari Kamis (22/11/2018) pukul 16.22 WITA. Bertempat di rumahnya Desa Paok Motong, Kecamatan Masbagik, Kabupaten Lombok Timur.

Korban pertama kali ditemukan oleh ayahnya di dalam kamar dengan posisi tergantung menggunakan kain.

Kepala Desa Paok Motong, Ahmad menceritakan awal kejadian bermula ketika warga sekitar di desa tengah memulai acara syukuran di Musala yang dekat dengan rumah korban.

“Kita ada acara di Musala, syukuran bayi yang akan dicukur. Kemudian sebelum dimulai, ibu korban teriak meminta tolong bahwa anaknya gantung diri,” jelas Ahmad, Kamis (22/11/2018).

Ibu korban saat itu diketahui baru pulang dari pesantren dan setelah berteriak meminta tolong, para warga sekitar datang untuk berusaha menolong dan menurunkan Abdi. Namun, korban sudah tidak bernyawa.

Pihak keluarga juga menghubungi polisi untuk melakukan pengecekan pada kondisi korban bersama dengan warga sekitar.

“Saya panggil warga yang menjadi perawat untuk mengecek korban ternyata sudah meninggal,” lanjutnya.

Menurut Ahmad, selama 5-6 bulan ini korban terlihat menjadi pendiam, selalu di rumah dan tidak pernah keluar serta jarang bergaul.

Padahal sebelumnya Abdi dikenal sebagai anak yang baik dan memiliki pergaulan yang luas. Ia juga sosok anak yang sering membantu kedua orang tuanya.

“Kita lihat kenapa dia jadi berubah, warga sekitar juga heran kenapa kok menghilang saja dan mulai jarang ikut acara-acara di sini,” ujar Ahmad.

Menurut kerabat korban, sebelumnya korban juga pernah melakukan tindakan percobaan bunuh diri dengan menggantungkan dirinya. Namun teman-teman korban berhasil menggagalkan percoban tersebut.

Rencananya Abdi akan disemayamkan pada Jumat besok (23/11) setelah shalat Ashar di Desa Paok Motong. (IL4)