Siswa di Lotim Berharap Belajar Tatap Muka Dibuka Permanen

Proses pelaksanaan simulasi pembelajaran tatap muka, di Masbagik, Rabu (30/09/3020), (Inside Lombok/M.Deni Zarwandi).

Lombok Timur (Inside Lombok) – Simulasi kegiatan belajar mengajar tatap muka yang diselenggarakan oleh Dinas Pendidikan dan Kebudayaan NTB, yang sudah berakhir pada 28 September lalu. berdasarkan hasil pantauan tersebut, pihak terkait akan melaksanakan rapat evaluasi untuk menentukan kebijakan selanjutnya.

Kepala Cabang Dinas Dikbud Lombok Timur Lalu Muhammad Hidlir menyampaikan, dari minggu pertama sampai dengan minggu ketiga, pihaknya terus memantau pelaksanaan kegiatan belajar tatap muka di sekolah. Dari hasil pemantauan tersebut yang berjalan selama tiga minggu tersebut tida ada siswa yang reaktif ataupun positif Covid 19.

“Pelaksanaan simulasi belajar tatap muka tersebut berjalan baik dengan penerapan protokol pencegahan,” ucapnya, di Selong (30/09/2020).

Lanjutnya, dari hasil pantauannya terhadap beberapa sekolah yang melaksanakan simulasi. Hidlir mengungkapkan bahwa semua sekolah tersebut sudah menerapkan protokol pencegahan.

“Alhamdulillah semua sekolah melaksanakan protokol pencegahan sesuai dengan himbauan pemerintah,” ujarnya.

Hasil dari simulasi selama tiga minggu tersebut nantinya akan dilakukan rapat evaluasi dengan Dikbud Provinsi NTB, apakah pelaksanaan pembelajaran tatap muka tersebut bisa terus dilaksanakan ataukah memperpanjang belajar daring.

Selain itu, salah seorang siswa, Zulherni berharap agar pelaksanaan belajar tatap muka tersebut bisa dilanjutkan, agar proses belajar mengajar bisa dicerna dengan baik oleh siswa. Menurutnya, pembelajaran daring selama ini dianggap tidak begitu efektif.

“Kita berharap agar proses pembelajaran di sekolah bisa dilanjutkan,”harapnya.