Masuk Musim Hujan, 9 Kecamatan di Lotim Rawan Bencana

51
Ilustrasi hujan (Inside Lombok / website BMKG).
23
Ilustrasi hujan (Inside Lombok / website BMKG).

Lombok Timur (Inside Lombok) – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Lotim, lakukan pemetaan wilayah yang rawan terdampak bencana alam sepanjang musim penghujan.

Kepala Bidang Logistik dan Kedaruratan BPBD Lotim, Iwan Setiawan mengatakan pihaknya telah melakukan pemetaan wilayah di Kabupaten Lombok Timur yang rawan terjadi bencana alam. Baik itu bencana longsor, banjir, maupun angin puting beliung.

“Kita telah lakukan pemetaan wilayah yang rawan bencana. Terdapat beberapa wilayah yang harus waspada terhadap bencana alam,” katanya saat ditemui Inside Lombok, Selasa (30/11).

Adapun wilayah yang rawan terdampak bencana yakni Kecamatan Montong Gading, Pringgasela, Suela, Sembalun, Aikmel, dan Sikur. Serta Kecamatan Pringgabaya, Terara, dan Wanasaba.

“Secara umum semua wilayah Lotim rawan bencana. Tapi yang rawan terjadi longsor, banjir dan angin puting beliung itu di wilayah utara,” jelasnya.

Namun bencana alam tak bisa diprediksi kedatangannya, wilayah hilir juga menjadi antisipasi BPBD Lotim yang merupakan langganan terjadinya banjir. Seperti Masbagik dan Kota Selong.

“Antisipasi kita juga tak lepas dari wilayah selatan, seperti kejadian tahun lalu kita tidak prediksi bahwa Kecamatan Jerowaru juga terjadi angin puting beliung,” pungkasnya. (den)