25.5 C
Mataram
Jumat, 1 Maret 2024
BerandaPolitikRelawan Anies-Cak Imin Mulai Terbentuk di KSB

Relawan Anies-Cak Imin Mulai Terbentuk di KSB

Mataram (Inside Lombok) – Jelang pemilihan presiden (pilpres) 2024, relawan masing-masing pasangan mulai banyak bermunculan hingga ke tingkat paling bawah. Salah satunya relawan pasangan AMIN, Anies Baswedan – Muhaimin Iskandar (Cak Imin) yang saat ini mulai banyak terbentuk di Kabupaten Sumbawa Barat (KSB).

Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai NasDem KSB, Fud Syaifuddin, Rabu (1/11) pagi mengatakan target suara yang bisa dikumpulkan untuk pasangan AMIN sebanyak 70 persen. Jelang masa kampanye ini, para relawan sudah mulai mengatur strategi untuk memenangkan pasangan AMIN.

“Koalisi kami yang ada NasDem di dalamnya, PKB, Partai Umat dan ada PKS dan kami sudah berkonsolidasi dan setelah penetapan nanti kita bersama para relawan untuk memaksimalkan peran,” katanya.

Jumlah relawan yang dibentuk oleh masyarakat khusus di KSB untuk pasangan AMIN disebutnya mencapai tujuh kelompok. Target suara yang bisa didapatkan yaitu sebanyak 70 persen lebih. “Kita target di atas 70 persen khusus di KSB. Di NTB juga sama targetnya bisa di atas 70 persen,” katanya.

- Advertisement -

Dengan bergabungnya empat partai yang mengusung pasangan AMIN, target-target suara dipastikan bisa terwujud. Saat ini, langkah-langkah yang dilakukan untuk memenangkan pasangan AMIN memaksimalkan konsolidasi. “Kita masih konsolidasi,” katanya.

Tidak hanya itu, calon legislatif yang ada di masing-masing partai juga bisa ikut membantu untuk meningkatkan elektabilitas pasangan AMIN di tengah masyarakat. Karena melalui caleg-caleg yang turun langsung ke masyarakat bisa ikut membantu mensosialisasikan capres dan cawapres yang diusung. “Kita berharap dengan adanya caleg di masing-masing partai mereka bekerja di konstituennya,” harapnya.

Para caleg juga diminta untuk melihat persoalan yang terjadi di tengah masyarakat, jika pasangan AMIN tidak diterima atau didukung. Hal ini menjadi bahan evaluasi untuk mengetahui kendala-kendala yang terjadi. “Apa kendalanya jika AMIN tidak diterima. Terus apa kendalanya sampai koalisi yang lain bisa masif. Ini nanti kita akan evaluasi. Kita akan cari jalan keluarnya untuk bisa menang,” tutupnya. (azm)

- Advertisement -

Berita Populer