Produktif di Masa Pandemi dengan Berkebun Sayuran di Rumah

Lombok Tengah (Inside Lombok)- Kodim 16/20 Lombok Tengah (Loteng) mengajak masyarakat untuk memanfaatkan ruang terbatas yang ada di rumah untuk berkebun atau menanam tanaman. Termasuk sayuran dan bumbu dapur untuk memenuhi kebutuhan pangan rumah tangga.

Hal itu mengingat selama ini mayoritas rumah tangga mengandalkan semua pemenuhan kebutuhan dapur dari membeli. Dan pandemi Covid-19 bisa dimanfaatkan untuk tetap produktif menjaga ketahanan pangan dengan berkebun. Salah satu caranya adalah demonstrasi plot (demplot).

“Ibu-ibu rumah tangga bisa memakai cara demplot, sebagai alternatif bagi keluarga menghemat perekonomian keluarga. Karena dapat menghasilkan berbagai sayuran tanpa membutuhkan banyak lahan di rumahnya,” kata Komandan Kodim 1620/Loteng Letkol Inf. I Putu Tangkas Wiratawan, melalui Danramil 1620-01/Praya Kapten Inf. Lukman akhir pekan ini di Praya.

Demplot adalah suatu metode penyuluhan pertanian kepada petani, dengan cara membuat lahan percontohan, agar petani bisa melihat dan membuktikan terhadap objek yang didemonstrasikan.

Pemanfaatan lahan oleh Kodim 1620/Loteng yang dijadikan demplot bisa jadi contoh bagi petani untuk mendapatkan hasil yang lebih baik dengan memanfaatkan lahan terbatas.

“Demplot kita buat sebagai contoh bagaimana kita bercocok tanam yang baik dan benar dalam memanfaatkan lahan yang terbatas,”kata Lukman.

Ketersediaan lahan untuk pertanian yang semakin hari semakin berkurang, bukan menjadi halangan bagi masyarakat untuk melakukan pengembangan dan budidaya tanaman.

“Pembuatan demplot ini bisa dilakukan di halaman rumah tempat tinggal,” ujarnya.

Pemanfaatan halaman rumah sebagai lahan yang terbatas diharapkan bisa meningkatkan perekonomian keluarga di bidang ketahanan pangan.

Dia mengilustrasikan, kalau dalam setiap rumah tangga memiliki 30 polybag tanaman sayur, kemudian dirawat dengan baik maka bisa dipastikan dapat membantu meringankan beban keuangan keluarga untuk kebutuhan dapur sehari-hari.

Sementara itu, menurut Danramil 1620-05/Janapria Kapten Inf. Suliono, untuk budidaya cabe dan sayuran yang menggunakan media polybag juga sudah dikembangkan di lahan Koramil 1620-05/Janapria.

“Dan saat ini telah menunjukkan perkembangannya yang siap untuk dipanen,”jelasnya.

Program demplot ketahanan pangan sayuran ini telah dimulai sejak bulan Januari lalu dengan mengembangkan budidaya sayuran dari menanam bibit, memelihara dan memanennya.

“Sayuran yang dibudidayakan ada beberapa jenis seperti terong, cabai, brokoli, kangkung, sawi, tomat dan beberapa tanaman sayuran lainnya.

Harapannya kegiatan ini dapat memberikan edukasi kepada seluruh anggota Kodim maupun Persit dan masyarakat untuk tetap produktif di tengah pandemi Covid-19.

“Sehingga dapat membantu pemerintah dalam program ketahanan pangan,”katanya.