Harga Tiket MotoGP Terjangkau, Pesanan Kamar Hotel Melonjak

 

Ilustrasi tamu hotel (Image source : Istock)

Mataram (Inside Lombok) – Harga tiket MotoGP yang terjangkau memberikan angin segar terhadap industri pariwisata NTB. Terutama bagi hotel, baik di kawasan Mandalika, Mataram, Senggigi menerima banyak pesanan dari penonton MotoGP Maret 2022.

Ketua Senggigi Hotels Association (SHA), I Ketut M Jaya Kusuma mengaku dari harga tiket MotoGP yang dijual mulai Rp115 ribu sampai dengan Rp15 juta, memberi dampak positif untuk pengelolaan budget penonton lokal. Jika melihat hotel di Mandalika, Mataram, Senggigi sudah banyak pesanan dari para tamu.

“Untuk di Senggigi rata-rata semua hotel berbintang kita ter-booking. Bisa dikatakan 100 persen, karena mereka sudah tidak terima bookingan lagi di periode MotoGP,” tutur I Ketut M Jaya Kusuma, Selasa (4/1).

Saat ini tinggal hotel di wilayah utara seperti Sire dan Terawangan yang masih tersedia. Sehingga dibuatkan paket menarik dengan harga tiketnya terjangkau agar para travel bisa siap-siap membuat paket yang bagus.

“Angin segar buat teman-teman di Gili, harapannya semua merasakan dampaknya. Jadi tidak hanya teman-teman di Senggigi, Mataram dan Mandalika saja,” ucapnya.

Sedangkan, terkait kenaikan harga kamar, pihaknya menilai hal ini bukan masalah besar. Sebab dengan membludaknya pesanan sementara ketersediaan kamar terbatas tentu para penonton berlomba-lomba membayar berapapun tarif yang ditetapkan.

“Saya pikir ini membludak dan otomatis wisatawan akan tetap membayar berapapun tarifnya,” katanya.

Sementara itu, untuk di Senggigi tersedia 2 ribu kamar. Termasuk beberapa hotel budget seperti homestay dan villa. Hanya saja mereka belum ada laporan apakah penginapannya terisi penuh atau belum.

“Kemungkinan masih ada tersedia, mungkin liatnya di online travel agent. Tapi kalau hotel-hotel berbintang sudah penuh, tapi yang non bintang belum terisi. Dengan demikian mudah-mudahan homestay terisi juga,” imbuhnya. (dpi)