25.5 C
Mataram
Jumat, 6 Februari 2026
BerandaDaerahNTBRealisasi Investasi NTB Capai 80,18 Persen hingga Triwulan III 2025

Realisasi Investasi NTB Capai 80,18 Persen hingga Triwulan III 2025

Mataram (Inside Lombok) – Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) mencatat realisasi investasi mencapai Rp48,98 triliun pada periode Januari hingga September 2025. Angka tersebut setara dengan 80,18 persen dari target nasional yang ditetapkan Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) RI sebesar Rp61,09 triliun.

Kepala DPMPTSP Provinsi NTB, Irnadi Kusuma, mengatakan nilai investasi pada periode Juli hingga September 2025 mencapai Rp20,17 triliun, meningkat signifikan dibandingkan periode sebelumnya. Sektor Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menjadi penyumbang terbesar dengan nilai Rp16,29 triliun, disusul sektor pariwisata dan ekonomi kreatif sebesar Rp1,26 triliun, serta sektor perindustrian sebesar Rp955 miliar.

Berdasarkan lokasi, realisasi investasi tertinggi tercatat di Kabupaten Sumbawa Barat dengan total Rp15,65 triliun, diikuti Kabupaten Lombok Tengah sebesar Rp2,36 triliun, dan Kabupaten Lombok Utara sebesar Rp489 miliar. Capaian ini menunjukkan pemerataan investasi yang terus berkembang di wilayah Pulau Lombok dan Sumbawa.

Dari sisi ketenagakerjaan, kegiatan investasi sepanjang Juli hingga September 2025 menyerap 4.686 tenaga kerja Indonesia (TKI) dan 230 tenaga kerja asing (TKA). Para TKA tersebut bekerja di sektor yang membutuhkan keahlian teknis dan profesional khusus, dengan tetap mengacu pada regulasi ketenagakerjaan yang berlaku.

Irnadi menyebut capaian ini menjadi bukti meningkatnya kepercayaan investor terhadap iklim investasi di NTB yang semakin kondusif. “Kita terus memperkuat pelayanan perizinan berbasis OSS RBA, mendorong kemudahan berusaha, serta memperluas promosi potensi unggulan daerah. Harapannya, target investasi tahun 2025 sebesar Rp61,09 triliun dapat tercapai bahkan terlampaui,” ujarnya.

Pemerintah Provinsi NTB optimistis, dengan dukungan pemerintah kabupaten/kota, pelaku usaha, dan masyarakat, daerah ini akan terus menjadi salah satu tujuan investasi yang potensial dan berdaya saing di Indonesia.

- Advertisement -

Berita Populer