31.5 C
Mataram
Jumat, 6 Februari 2026
BerandaLombok UtaraHari Guru Nasional, Pemda KLU Desak Perlindungan Hukum Penuh bagi Guru

Hari Guru Nasional, Pemda KLU Desak Perlindungan Hukum Penuh bagi Guru

Lombok Utara (Inside Lombok) – Peringatan Hari Guru Nasional (HGN) 2025 dan HUT ke-80 PGRI di Lombok Utara menjadi momentum bagi Bupati Lombok Utara (KLU), Najmul Akhyar, untuk menekankan pentingnya peningkatan kesejahteraan, kompetensi, dan perlindungan hukum bagi tenaga pendidik. Ia menyoroti masih adanya kasus kriminalisasi guru saat menjalankan tugas.

Najmul mengatakan negara harus hadir memberikan perlindungan penuh bagi guru di seluruh Indonesia. “Negara harus hadir sepenuhnya dalam memberikan perlindungan. Jangan ada lagi guru yang terjerat kasus saat mendidik anak bangsa,” tegasnya, Selasa (25/11). Ia menegaskan bahwa peringatan HGN harus menjadi ruang evaluasi peran dan nasib guru di tengah perubahan zaman.

Mengutip amanat Ketua Umum PB PGRI Prof. Dr. Unifah Rosyidi, Najmul menyebut peringatan HGN bukan hanya seremoni tahunan, tetapi refleksi atas sejarah perjuangan PGRI dan tantangan baru dunia pendidikan. “Dunia pendidikan terus mengalami perubahan pesat, terutama dengan perkembangan kecerdasan artificial dan transformasi digital. Guru Indonesia harus lebih inovatif, terus belajar sepanjang hayat, dan siap menghadapi tantangan zaman,” tuturnya.

Ia juga mendorong pemerintah dan DPR RI memasukkan norma perlindungan profesi guru ke dalam regulasi khusus untuk menjamin keamanan guru, siswa, dan tenaga kependidikan. Selain itu, penuntasan sertifikasi, pemenuhan tunjangan profesi, serta rekrutmen tenaga honorer menjadi ASN tanpa diskriminasi antara guru negeri dan swasta turut disuarakan.

Najmul menyampaikan komitmen pemerintah daerah (Pemda) dalam mendukung guru di KLU . “Saya juga seorang guru, dan bersama para guru lainnya kita memiliki tanggung jawab yang sama untuk mencerdaskan bangsa. Pemda akan terus kami arahkan demi kebaikan guru di KLU,” ucapnya.

Ia juga mengapresiasi seluruh pendidik di wilayahnya dan menyatakan rencana pembangunan Gedung Guru sebagai bentuk penghargaan. “InsyaAllah, kita akan membangun Gedung Guru sebagai bentuk apresiasi untuk para pendidik yang telah mengabdikan dirinya untuk masa depan KLU,” demikian.

- Advertisement -

Berita Populer