28.5 C
Mataram
Kamis, 5 Februari 2026
BerandaLombok UtaraTargetkan Penyerapan Tenaga Kerja Maksimal, Pemkab KLU Segera Gelar Job Fair

Targetkan Penyerapan Tenaga Kerja Maksimal, Pemkab KLU Segera Gelar Job Fair

Lombok Utara (Inside Lombok) – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lombok Utara (KLU) berencana kembali menggelar bursa kerja atau job fair pada tahun 2026 sebagai upaya menekan angka pengangguran. Kegiatan ini merupakan instruksi langsung Bupati KLU , Najmul Akhyar, yang menargetkan pelaksanaan job fair minimal dua kali dalam setahun.

Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Penanaman Modal Pelayanan Terpadu Satu Pintu (Naker-PMPTSP) KLU, Evi Winarmi, mengatakan pihaknya saat ini tengah melakukan pendataan langsung ke sejumlah perusahaan untuk memetakan lowongan kerja yang tersedia. Pendataan dilakukan baik di wilayah daratan maupun kawasan pariwisata.

“Hari ini teman-teman turun ke Gili untuk melihat, kira-kira mana loker yang bisa ditetapkan dan berapa jumlahnya. Kemarin juga sudah yang di darat dan sudah hubungi kantor-kantor yang mungkin ada di Mataram,” ujarnya, Rabu (4/2).

Tahap pertama job fair direncanakan berlangsung pada Mei 2026. Waktu tersebut dipilih karena bertepatan dengan musim ramai kunjungan wisata, sehingga kebutuhan tenaga kerja diperkirakan meningkat. Terkait lokasi, penyelenggaraan masih dipertimbangkan antara Balai Latihan Kerja (BLK) atau kawasan perkantoran di wilayah Tanjung atau Gangga.

“Yang jelas lokasinya Tanjung atau Gangga. Kami akan melihat mana yang paling representatif. Tahun lalu di kantor dinas cukup sukses karena masyarakat sudah familiar dengan lokasinya,” tuturnya.

Evi menyebut sektor perhotelan masih menjadi penyerap tenaga kerja terbesar di KLU berdasarkan tren tahun-tahun sebelumnya. Namun demikian, tantangan utama yang dihadapi adalah kesesuaian kualifikasi pencari kerja dengan kebutuhan perusahaan.

“Setidaknya bursa kerja ini menjadi fasilitator. Harapan kami penyerapan tenaga kerja tahun ini lebih optimal dan signifikan menurunkan angka pengangguran. Ini juga tantangan bagi kami untuk terus meningkatkan kompetensi pencari kerja agar sesuai spesifikasi perusahaan,” jelasnya.

Selain penempatan kerja di dalam daerah, Pemkab KLU juga membuka peluang magang ke luar negeri. Namun untuk sektor tertentu, seperti tenaga kesehatan, masih terdapat kendala karena sebagian besar tenaga medis lokal lebih memilih bekerja di fasilitas kesehatan daerah. “Banyak magang yang keluar negeri (yang buka,red) dari tenaga kesehatan, tetapi kayaknya teman-teman nakes lebih nyaman di sini,” pungkasnya.

- Advertisement -

Berita Populer