26.5 C
Mataram
Selasa, 3 Maret 2026
BerandaLombok UtaraDPMPTSP KLU Gencarkan Jemput Bola dan Optimalkan Aplikasi Gili Matra

DPMPTSP KLU Gencarkan Jemput Bola dan Optimalkan Aplikasi Gili Matra

Lombok Utara (Inside Lombok) – Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Lombok Utara (KLU) menggencarkan strategi jemput bola dan mengoptimalkan aplikasi layanan perizinan digital Gili Matra untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik dan kemudahan berinvestasi. Langkah ini dilakukan untuk memangkas hambatan birokrasi bagi pelaku usaha dan tenaga medis di daerah tersebut.

Kepala DPMPTSP KLU, Evi Winarmi, mengatakan layanan jemput bola difokuskan untuk menjangkau pelaku usaha mikro yang memiliki keterbatasan akses ke Mal Pelayanan Publik (MPP). “Kami tidak hanya diam menunggu di MPP. Tim kami turun langsung ke desa-desa, mendatangi sentra usaha mikro, atau memenuhi undangan kelompok masyarakat,” ujarnya, Selasa (3/3).

Ia menjelaskan, program tersebut tidak hanya mencakup penerbitan izin usaha, tetapi juga pendampingan pencatatan LKPM (Laporan Kegiatan Penanaman Modal) dan WLKP (Wajib Laporan Ketenagakerjaan di Perusahaan). Upaya ini dilakukan agar pelaku usaha, khususnya sektor mikro, memperoleh legalitas tanpa terkendala jarak dan waktu.

Selain layanan lapangan, DPMPTSP KLU memperkuat inovasi digital melalui aplikasi Gili Matra yang baru diluncurkan. Aplikasi tersebut memfasilitasi pengambilan nomor antrean daring di MPP, penyediaan peta potensi investasi bagi investor, serta pengurusan Surat Izin Praktik (SIP) bagi tenaga kesehatan.

“Gili Matra adalah persembahan khusus kami untuk tenaga medis. Lewat aplikasi ini, SIP bisa diakses dengan mudah. Kami jadi punya data akurat mengenai jumlah nakes yang berizin dan persebaran klinik, baik swasta maupun pemerintah,” jelasnya.

Evi mengakui pada awal tahun lalu sempat terjadi kendala pelayanan akibat transisi regulasi pusat dari PP Nomor 5 Tahun 2021 ke PP Nomor 28 Tahun 2025 yang berdampak pada penyesuaian sistem Online Single Submission (OSS).

“Sempat terjadi crowded karena adanya sinkronisasi sistem di pusat. Namun, kami sudah bergerak cepat dengan menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) khusus bagi OPD teknis terkait, dengan menghadirkan narasumber langsung dari BKPM,” terangnya.

Ia menambahkan, proses penyesuaian sistem saat ini telah rampung dan seluruh layanan kembali berjalan stabil. “Sekarang sudah mulai bagus dan berjalan lancar. Tidak ada persoalan berarti lagi, semua sistem sudah sinkron dan siap melayani masyarakat maksimal,” pungkasnya.

- Advertisement -

Berita Populer