25.5 C
Mataram
Rabu, 4 Maret 2026
BerandaLombok BaratLebaran Topat 2026 di Lobar Dipusatkan di Amphitheater Senggigi

Lebaran Topat 2026 di Lobar Dipusatkan di Amphitheater Senggigi

Lombok Barat (Inside Lombok) – Perayaan Lebaran Topat 2026 di Kabupaten Lombok Barat (Lobar) akan dipusatkan di Amphitheater Pasar Seni Senggigi dan digelar lebih meriah dengan melibatkan kabupaten/kota lain di NTB. Kegiatan tradisi yang dilaksanakan sepekan setelah Hari Raya Idul Fitri ini diawali ritual ziarah makam dan akan berlangsung pada 2026 dengan rangkaian acara hingga malam hari.

Kepala Dinas Pariwisata, Ekonomi Kreatif, Pemuda dan Olahraga (Disparekrafpora) Lobar, Agus Gunawan mengatakan, pemusatan kegiatan di Senggigi bertujuan memperluas promosi dengan melibatkan wisatawan mancanegara.

“Kita laksanakan di Amphitheater Pasar Seni Senggigi, agar promosi even ini bisa lebih luas dengan melibatkan tamu mancanegara. Terutama yang ada di kawasan Senggigi,” paparnya saat ekspose di hadapan Bupati dan sejumlah OPD, Senin (02/03/2026).

Sesuai tradisi, rangkaian kegiatan diawali dengan ritual ziarah di Makam Batulayar yang dipimpin Bupati bersama tokoh agama dan tokoh masyarakat. Rombongan akan berangkat dari Kantor Camat Batulayar menggunakan cidomo, singgah di Lingkoq Beleq untuk mengambil air, kemudian melaksanakan ziarah sebelum menuju Amphitheater Pasar Seni Senggigi sebagai lokasi puncak perayaan.

Agus menyebut pihaknya akan melibatkan partisipasi masyarakat dan UMKM se-Kecamatan Batulayar, termasuk penyediaan stan UMKM, penampilan kesenian lokal, konsumsi oleh PKK desa, serta pembuatan Topat Agung oleh masyarakat Senggigi.

“Kita juga siapkan stan-stan UMKM yang diisi oleh UMKM se-Kecamatan Batulayar. Untuk atraksi keseniannya kita tampilkan talent-talent yang ada di Batulayar. Kemudian penyediaan konsumsi oleh ibu-ibu PKK desa, pembuatan Topat Agung oleh masyarakat Senggigi dan lainnya,” bebernya.

Perayaan juga akan dimeriahkan parade gunungan topat dari Senggigi Square menuju Pasar Seni yang diikuti sekitar 400 peserta dari Kecamatan Batulayar dan OPD. “Kemeriahan akan terus berlangsung sejak sore hingga malam harinya dengan musik hiburan dan UMKM,” imbuh Agus.

Bupati Lobar, Lalu Ahmad Zaini, menilai pemilihan lokasi tersebut tepat karena fasilitas lebih representatif dan memungkinkan peningkatan skala kegiatan. “Sengaja kita undang beberapa kabupaten untuk hadir menjadi anggota parade. Tujuannya sebagai peningkatan dari tahun sebelumnya yang hanya lokal. Kita ingin pada level NTB-lah,” ujarnya.

Ia juga mengingatkan tiga indikator utama dalam setiap event pariwisata, yakni peningkatan kunjungan wisatawan, lama tinggal, dan dampak ekonomi bagi masyarakat lokal.

- Advertisement -

Berita Populer