23.5 C
Mataram
Kamis, 5 Maret 2026
BerandaLombok TimurPDAM Lotim Bantah Abaikan Kerusakan Jalan di Ketangga, Klaim Sudah Kucurkan Dana...

PDAM Lotim Bantah Abaikan Kerusakan Jalan di Ketangga, Klaim Sudah Kucurkan Dana Perbaikan

Lombok Timur (Inside Lombok) – PDAM Lombok Timur (Lotim) membantah tudingan tidak bertanggung jawab atas kerusakan jalan di Desa Ketangga, Kecamatan Suela, yang diduga bekas galian jaringan pipa. Pihak PDAM menyatakan proyek berlangsung pada 2020 hingga 2022 dan telah mengucurkan dana sekitar Rp30–45 juta kepada pemerintah desa untuk perbaikan jalan pada 2022.

Direktur Utama PDAM Lotim, Sopyan Hakim, menjelaskan proyek jaringan pipa di Desa Ketangga selesai pada 2022 dan setiap galian telah dihitung untuk kebutuhan pemulihannya. Dana perbaikan diserahkan kepada pemerintah desa atas permintaan agar perbaikan dilakukan secara swadaya oleh pihak desa.

“Waktu itu, kita kucurkan dana di Desa Ketangga untuk perbaikannya sekitar Rp30-45 juga ke pihak desa. Karena pihak desa waktu itu meminta diberikan uang dan akan memperbaiki sendiri, maka kami berikan,” jelasnya, Rabu (04/03).

Ia menegaskan setiap proyek yang berdampak pada fasilitas warga selalu diperhitungkan secara detail berdasarkan panjang dan kedalaman galian sebelum dilakukan pemulihan. Menurutnya, perbaikan dilakukan agar fasilitas dapat digunakan kembali seperti semula.

“Kami selalu membangun kembali apa yang kami gali, dan itu seperti sedia kala. Tapi kalau di Ketangga itu dari laporan yang saya dapat sudah diberikan anggaran perbaikan,” tegasnya.

Sopyan menyatakan akan menelusuri penggunaan anggaran perbaikan tersebut apabila ditemukan ketidaksesuaian spesifikasi atau dana tidak digunakan sebagaimana mestinya. Ia menyebut tidak akan ragu menempuh jalur hukum terhadap pihak yang terbukti menyalahgunakan anggaran.

“Saya akan usut, bila perlu dipenjarakan oknum-oknum yang bermain. Entah siapapun itu, baik dari luar pihak PDAM maupun dari dalam pegawai saya sendiri, tak ada anak emas, siapa yang bersalah saya akan laporkan,” katanya.

Direktur Teknis PDAM Lotim, Dedy Irawan, juga menyatakan pihaknya memiliki dokumen Rencana Anggaran Biaya (RAB) dan kwitansi penyerahan dana perbaikan kepada pemerintah desa. Ia menyebut klarifikasi akan dilakukan bersama pihak desa untuk memastikan penggunaan anggaran tersebut.

“Kami ada bukti RAB dan kuitansinya, nanti kita akan cek lagi dan lakukan klarifikasi bersama pihak desa,” pungkasnya.

- Advertisement -

Berita Populer