BerandaMataramKonflik Timur Tengah Tidak Halangi Pemberangkatan Haji

Konflik Timur Tengah Tidak Halangi Pemberangkatan Haji

Mataram (Inside Lombok) – Pelaksanaan ibadah haji tahun 2026 dipastikan tetap berjalan sesuai jadwal meski terjadi konflik antarnegara di Timur Tengah. Pemerintah Arab Saudi menegaskan tidak ada pembatalan, sementara jamaah haji mulai masuk asrama pada 21 April dan kloter pertama dijadwalkan berangkat ke Tanah Suci pada 22 April.

Seluruh persiapan pemberangkatan jemaah haji embarkasi Lombok telah berjalan sesuai rencana. Jemaah kloter pertama akan masuk ke Asrama Haji untuk menjalani pemeriksaan akhir guna memastikan kesiapan sebelum keberangkatan. Setelah itu, ratusan jamaah diberangkatkan menuju Tanah Suci sesuai jadwal yang telah ditetapkan.

“Apa yang dipersiapkan sesuai dengan jadwal berjalan dan tidak ada yang diubah,” kata Kanwil Kementerian Haji dan Umrah Provinsi NTB, Lalu M. Amin, Senin (20/4/2026).

Pemerintah juga menyiapkan langkah mitigasi untuk mengantisipasi kemungkinan yang terjadi di luar prediksi. Namun hingga saat ini, seluruh proses pelaksanaan ibadah, termasuk umrah, tetap berjalan lancar dan tidak terdampak konflik antara Amerika Serikat dan Israel dengan Iran.

“Umrah terakhir tanggal 13 April itu masih normal penerbanganya dari Jakarta ke Jeddah tidak ada hambatan,” tegasnya.

Ia menambahkan, jalur perjalanan jamaah telah dipersiapkan dengan matang tanpa kendala berarti. Dampak yang dirasakan hanya pada kenaikan harga bahan bakar, namun tidak mempengaruhi proses keberangkatan jamaah haji.

“Tidak ada kendala dan permasalahan. Walaupun memang dampak lain yang dirasakan yaitu kenaikan bahan bakar. Namun tidak mengurangi proses perjalanan ibadah haji ini,” katanya.

Jumlah jamaah haji embarkasi Lombok tahun ini tercatat sebanyak 5.789 orang yang terbagi dalam 15 kelompok terbang (kloter). Pemerintah memastikan seluruh jamaah akan diberangkatkan sesuai jadwal yang telah ditentukan.

- Advertisement -

Berita Populer