31.5 C
Mataram
Senin, 9 Maret 2026
BerandaLombok BaratJenazah Mengapung di Pantai Senggigi Adalah Pemancing Asal Bali

Jenazah Mengapung di Pantai Senggigi Adalah Pemancing Asal Bali

Lombok Barat (Inside Lombok) – Identitas jenazah seorang pria yang ditemukan mengambang di perairan Pantai Senggigi pada Minggu (08/03) pagi kemarin, akhirnya berhasil diidentifikasi.

Kapolsek Batulayar, AKP I Putu Krisna Varananda menjelaskan, bahwa setelah melalui proses identifikasi yang mendalam dan koordinasi lintas wilayah, identitas korban yang merupakan seorang pemancing berinisial IWS (53). Merupakan warga Sanur, Bali yang sempat dilaporkan hilang beberapa hari sebelumnya.

“Kami (kepolisian, Red) menerima laporan dari warga sekitar pukul 10.00 Wita. Saksi mata melihat adanya benda mencurigakan yang menyerupai tubuh manusia terapung di perairan Pantai Kerandangan I,” ungkap Putu Krisna, dalam keterangan tertulis yang diterima Inside Lombok, Senin (09/03/2026).

Namun, arus gelombang laut yang cukup kuat kemudian membawa jasad tersebut hingga ke area dekat Mercusuar Pantai Senggigi.

“Setelah menerima laporan, kami langsung berkoordinasi dengan Sat Polairud Polres Lombok Barat dan Tim Basarnas NTB untuk melakukan evakuasi. Posisi mayat saat itu terpantau berada di dekat menara mercusuar setelah sebelumnya terbawa arus dari arah Kerandangan,” ungkapnya.

Sekitar pukul 11.30 Wita, tim gabungan yang terdiri dari Basarnas, anggota Pol Air, serta Babinsa Senggigi meluncur ke titik koordinat menggunakan perahu karet.

Hingga akhirnya jasad korban berhasil dievakuasi ke tepi pantai depan Pasar Seni Senggigi, sekitar pukul 12.02 Wita. Kemudian langsung dibawa menuju Rumah Sakit Bhayangkara Mataram.

Lebih rinci, Putu Krisna memaparkan bahwa secara visual, korban diperkirakan berusia antara 50 hingga 60 tahun. Beberapa barang yang melekat pada tubuh korban menjadi kunci penting dalam mengungkap identitasnya. Antara lain,  baju lengan panjang berwarna keunguan, celana pendek biru, gelang tangan silver, jam tangan silver, sebuah kalung, serta gelang benang berwarna.

Informasi mengenai penemuan jenazah ini pun diakuinya dengan cepat menyebar hingga ke luar pulau.

“Kami mendapatkan informasi adanya warga Bali yang kehilangan anggota keluarga saat sedang memancing, dengan ciri-ciri pakaian dan aksesori yang identik dengan jenazah yang kami temukan. Pihak keluarga kemudian langsung menempuh perjalanan dari Bali menuju Lombok untuk melakukan kroscek langsung,” tuturnya.

Kemudian pada sore hari sekitar pukul 16.00 Wita, adik kandung korban tiba di Rumah Sakit Bhayangkara Mataram. Yang mengkonfirmasi bahwa jenazah tersebut adalah kakak kandungnya yang berinisial IWS (53), warga Sanur, Denpasar Selatan.

Untuk diketahui, IWS dilaporkan hilang pada Jumat (06/03), saat sedang memancing menggunakan perahu di perairan Pantai Sanur. Korban diduga mengalami kecelakaan laut dan terbawa arus lintas selat hingga sampai keperairan Lombok Barat.

“Keluarga mengenali korban melalui kalung, gelang, serta pakaian yang terakhir kali dikenakannya,” pungkas Kapolsek Batulayar ini.

Dari pengakuan yang diterima pihaknya, Putu Krisna mengatakan bahwa keluarga telah mengikhlaskan kepergian korban sebagai musibah dan menolak untuk dilakukan otopsi.

Jenazah IWS akan dipulangkan ke Bali menggunakan speedboat pribadi milik keluarga. Pihak berwenang dari Syahbandar dan Danlanal pun disebut telah memberikan izin khusus untuk pengangkutan jenazah tersebut agar prosesi pemakaman di daerah asal dapat segera dilaksanakan.

- Advertisement -

Berita Populer