Lombok Barat (Inside Lombok) – Dua warga Lombok Barat (Lobar) dilaporkan hilang setelah terseret arus saat bermain paddle board di perairan Gili Trawangan pada Minggu (19/04/2026) sekitar pukul 17.00 Wita. Hingga Senin (20/04/2026), keduanya masih dalam proses pencarian oleh tim SAR gabungan.
Koordinator Unit Siaga SAR Bangsal, I Gusti Komang Aryadana, mengatakan pihaknya menerima laporan kejadian tersebut pada Minggu malam. Dari empat orang yang terlibat dalam insiden itu, dua korban berhasil ditemukan selamat, yakni Hisbullah, warga Gerung, dan Tya, warga Lombok Utara.
“Sementara dua lainnya, Romi warga Lembar dan Arin warga Gerung, masih dalam pencarian,” ungkap Gusti dalam keterangan resmi yang diterima Inside Lombok.
Menindaklanjuti laporan tersebut, pada pukul 21.00 Wita, Kantor SAR Mataram langsung memberangkatkan Tim Rescue Unit Siaga SAR Bangsal bersama unsur Polair menuju lokasi kejadian. Namun, upaya pencarian pada hari pertama belum membuahkan hasil.
Pencarian kemudian dilanjutkan pada hari kedua dengan memperluas area operasi. Tim SAR gabungan melakukan penyisiran menggunakan rigid buoyancy boat (RBB) sesuai rencana operasi yang telah disusun.
“Tim SAR Gabungan melaksanakan pencarian dengan memperluas area menggunakan rigid buoyancy boat (RBB) sesuai rencana operasi SAR yang telah disusun. Upaya pencarian terus kami optimalkan bersama seluruh unsur yang terlibat,” terangnya.
Operasi SAR melibatkan berbagai unsur, antara lain Tim Rescue Kantor SAR Mataram, Unit Siaga SAR Bangsal, Polair Polda NTB, Polair Polres Lombok Utara, Polsek Pemenang, TNI AL, Pokmaswas Trawangan, Lembaga Adat Trawangan, Barasiaga, serta masyarakat setempat. Hingga saat ini, proses pencarian terhadap dua korban masih terus dilakukan.

