1.144 Peserta Akan Ikuti Lari Lintas Alam Rinjani 100

Peserta Rinjani 100 pada tahun sebelumnya. (Inside Lombok/rinjani100.com)

Mataram (Inside Lombok) – Rinjani merupakan salah satu magnet pariwisata NTB. Tidak heran jika banyak wisatawan yang ingin menjajal keindahan gunung berapi tertinggi kedua di Indonesia ini. Dalam waktu dekat akan diadakan event Rinjani 100 yang akan mengambil start di Senaru dan Sembalun.

Event Rinjani 100 yang akan diselenggarakan pada 4-6 Mei mendatang akan diikuti oleh 1.144 peserta. Kegiatan ini diharapkan bisa memaksimalkan potensi wisata olahraga yang dimiliki NTB.  Harapannya, akan semakin banyak wisatawan, terutama pecinta olahraga ekstrim yang datang berkunjung.

“Selain mengikuti event lari, para peserta juga bisa berwisata dan melihat suasana di Sembalun dan Senaru yang indah,” kata Kepala Dinas Pariwisata Provinsi NTB Lalu Moh Faozal di Mataram, Rabu (18/4).

Ia mengatakan bahwa ini merupakan kegiatan lari lintas alam yang memiliki banyak peminat. Pada awalnya, jumlah peserta dibatasi hanya seribu saja. Tapi karena antusias peserta yang sangat bagus, akhirnya panitia menambah jumlah kota peserta.

“Kita memutuskan untuk menambah jumlah peserta karena melihat antusiasnya yang cukup tinggi, ” kata Admin Rinjani 100, Ahmad Risqon.

Ada tiga kategori pada Rinjani 100, diantarnya 27k, 36k, 60k dan 100k. Peserta akan mendapatkan medali hanya jika para peserta mencapai garis finish tepat pada waktunya. Untuk kategori 27k waktunya dibatasi hanya 9 jam. Sedangkan untuk 36k dibatasi 15 jam, untuk 60 dibatasi 20 jam dan 100k dibatasi 36 jam.

“Bagi peserta yang tidak bisa mencapai garis finish tepat pada waktunya tidak akan mendapatkan medali. Para peserta juga harus mengikuti berbagai aturan. Salah satunya harus mengikuti jalur yang sudah disediakan panitia. Jika tidak, maka peserta tidak akan mendapatkan medali,” ujarnya.

Berbagai kegiatan juga akan diadakan untuk menyambut para peserta. Salah satunya akan ada Sembalun begawe yang akan dilakukan oleh masyarakat setempat. Selain itu, akan ada pertunjukan kesenian dan budaya yang dapat dinikmati oleh peserta sebelum start.

Sementara itu, untuk fasilitas yang akan disediakan di Rinjani juga akan dilengkapi. Salah satunya penambahan toilet portable dan kelengkapan lainnya. Selain itu, akan ada pengamanan dari 60 personel polisi serta delapan orang dokter yang akan besiaga apabila terjadi sesuatu.

“Kami juga sudah bekerjasama dengan KSR Mapala Unram. Nanti ada 20 KSR yang sudah biasa melakukan pertolongan pertama bersiaga di beberapa titik di Rinjani. Kita harapkan semuanya berjalan dengan lancar,” ujarnya. (IL1)