Bros Kulit Kerang Ukir Kerawang Motif Batik Karya Riana Meilia Raih Penghargaan Nasional

84
Bros kulit kerang ukir Karawang motif batik karya Riana Meilia (Inside Lombok/ist)

Sebanyak 22 produk kerajinan mendapat penghargaan dari Dewan Kerajinan Nasional. Salah satu produk yang sukses meraih penghargaan itu adalah Bros Kulit Kerang Ukir Kerawang Motif Batik karya Riana Meilia, pemilik Galeri Mutiara Riana Meilia Pearl Lombok-NTB Pearls dari Dekranasda Provinsi NTB.

“Alhamdulillah atas izin dan rida Allah SWT, mendapat juara di kategori “Produk Unggulan Berpotensi” pada event Kriyanusa di Jakarta Convention Center beserta 22 pemenang dari provinsi, kabupaten dan kota se-Indonesia,” ujar Riana Meilia.

WhatsApp Image 2022 09 27 at 17.06.58 1

WhatsApp Image 2022 09 27 at 17.06.39“Terima kasih atas dukungan semua keluarga, team, staff, perajin, serta sahabat, kerabat dan teman yang tersayang,” lanjutnya sambil mengucap syukur usai acara pemberian penghargaan tersebut.

Produk yang dinobatkan sebagai Produk Unggulan Berpotensi oleh Dewan Kerajinan Nasional tersebut adalah sebuah bros perak berhias kulit kerang yang diukir menjadi motif Batik Parang Kombinasi. Riana mengadaptasi motif batik kebanggaan Indonesia dan memadukannya dengan kulit kerang kebanggaan NTB, sehingga menjadi hasil karya yang begitu mempesona dan tetap lestari di masa kini hingga masa mendatang.

WhatsApp Image 2022 09 27 at 17.06.59 1

Kegiatan Pameran Kerajinan Nusantara “KRIYANUSA” bertajuk ‘Semangat Bertahan Perajin Berdaya Saing’ yang berlangsung sejak tanggal 21 – 25 September 2022 di Hall A Balai Sidang Jakarta Convention Center.

WhatsApp Image 2022 09 27 at 17.06.58

Tahun ini merupakan kali pertama kulit ukir kerawang batik mengikuti pameran tersebut, dan langsung berhasil meraih penghargaan. Galeri Mutiara Riana Meilia Pearl Lombok-NTB Pearls sendiri menyediakan berbagai koleksi perhiasan berbahan mutiara, kulit kerang, ikat perak, emas, dan berlian.

WhatsApp Image 2022 09 27 at 17.06.59

Dengan ini, Riana Meilia berharap bisa menjadi motivasi bagi para perajin untuk terus berkarya dan berkreasi. Terutama dengan mengangkat kearifan lokal dan memanfaatkan sumber daya alam yang melimpah di Nusa Tenggara Barat.