Buntut Kisruh BPPD NTB, Januari Ganti Total Pengurus

Mataram (Inside Lombok) – Kisruh Badan Promosi Pariwisata Daerah (BPPD) Nusa Tenggara Barat belum juga selesai. Namun Gubernur NTB Dr. Zulkieflimansyah memastikan perombakan pengurus akan dilakukan mulai 1 Januari 2019.

Ketika dimintai pendapatnya terkait masalah tersebut pada kamis (27/12/18), Gubernur NTB tersebut menegaskan bahwa keterlambatan penyelesaian masalah BPPD NTB karena ketidak-kompakan sejak awal dari tubuh BPPD sendiri.

“Saya sudah panggil semuanya. Dan mudah-mudahan (masalahnya cepat selesai). Yang tidak kompak ini sekarang kan karena tidak semua anggota ditentukan Gubernur. Tapi anggotanya ada kolektif kolegial yang merupakan utusan asosiasi-asosiasi,” ujarnya.

Untuk meyelesaikan masalah tersebut, Zulkieflimansyah memastikan bahwa pergantian pengurus akan dilakukan per 1 januari 2019. Sehingga BPPD NTB dapat segera menjalankan berbagai program dalam mempromosikan pariwisata NTB.

“Kita menunggu nama yang definitif juga. Oleh karena itu sekarang sudah ada dan mudah-mudahan awal Januari kepengurusan baru sudah ada,” ujarnya.

Ia juga menegaskan bahwa fungsi dari BPPD NTB adalah membantu Dinas Pariwisata untuk mempromosikan pariwisata di NTB. Supaya BPPD harus kompak dengan Dinas Pariwisata dalam menjalankan tugas-tugasnya.

Kisruh internal BPPD NTB ini sendiri dimulai ketika rapat tanggal 21 Maret 2018 terkait kepengurusan untuk periode 2018-2022. Dalam rapat tersebut, Sekda NTB, H. Rosiady Sayuti menunjuk TGH Fauzan Zakaria menjadi ketua BPPD NTB.

Sementara internal BPPD NTB memutuskan HL Abdul Hadi Faishal sebagai ketua berdasarkan hasil voting dari semua anggota. Dimana dalam hasil voting tersebut Abdul Hadi Faishal mendapat perolehan enam suara sementara Fauzan Zakaria tiga suara.

Memastikan lagi apakah akan muncul nama-nama pengurus lama di dalam kepengurusan baru yang disebutkan oleh Zulkieflimansyah tersebut, Ia menjelaskan kalau tidak ada nama pengurus lama dalam susunan pengurus baru tersebut.

“Saya sudah liat namanya tidak ada nama yang lama-lama. Semuanya sudah ada. Tinggal suratnya saja nanti diumumkan,” jelasnya.