Akan Ada Dzikir Akbar Menjelang Pergantian Tahun

Mataram (Inside Lombok) – Momen pergantian tahun tinggal menghitung hari. Sudah menjadi kebiasaan untuk setiap tahunnya diadakan perayaan tahun baru di tiap-tiap daerah; tak terkecuali Nusa Tenggara Barat (NTB).

Menanggapi hal tersebut, Gubernur (NTB), Dr. Zulkieflimansyah, S.E., M.Sc menyampaikan imbauannya. Ia berharap masyarakat NTB dapat mengisi kegiatan malam tahun baru dengan hal yang bermanfaat, salah satunya beribadah.

“Ini bencana di mana-mana. Banyak pesan yang masuk kepada saya supaya kita menahan diri dalam merayakan tahun baru secara berlebihan,” ujar Zulkieflimansyah ketika dimintai pendapatnya perihal tersebut, Kamis (27/12/18).

“Walaupun masyarakat ingin bersenang-senang, jangan sampai merayakan tahun baru dengan hura-hura atau berlebihan sampai mendatangkan murka Yang Maha Kuasa. Ini aspirasi dari masyarakat,” sambungnya.

Momen pergantian tahun memang selalu menjadi perdebatan setiap tahun. Sebab pergantian tahun menjadi momen perayaan sekaligus peningkatan kriminalitas.

“Jangan sampai ada gebyar-gebyar yang melampaui adat ketimuran kita,” lanjutnya.

Ketika ditanyai apa rencana dari Pemprov terkait momen pergantian tahun, ia menerangkan kalau Pemprov berencana membuat dzikir akbar di akhir tahun.

“Saya akan kejar untuk bikin dzikir akbar di akhir tahun. Semoga NTB diberikan keselamatan sehingga kita mampu menyongsong 2019 dengan aman, tertib, dan penuh optimisme di masyarakat,” jelasnya.