Disnaker: Tidak Ada Gelombang PHK di Mataram

Ilustrasi PHK (Image Source : SINDOnews)

Mataram (Inside Lombok) – Sejumlah perusahaan perintis di Indonesia belakangan melakukan pemutusan hubungan kerja (PHK) massal. Hal itu sebagai dampak kondisi ekonomi gelobal yang tengah mengalami resesi. Namun gelombang PHK disebut belum akan terjadi di NTB, khususnya Kota Mataram.

Kepala Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kota Mataram, H. Rudy Suryawan mengatakan maraknya informasi PHK yang beredar di media massa saat ini tidak terjadi di Kota Mataram. Belum ada perusahaan di ibu kota Provinsi NTB ini yang melakukan PHK kepada para karyawan.

“Belum ada laporan kalau ada perusahaan yang melakukan pemutusan hubungan kerja. Nanti kalau ada kita panggil perusahaannya,” katanya, Senin (21/11) siang.

Pernyataan itu disampaikannya menyikapi sejumlah gelombang PHK yang terjadi akhir-akhir ini di sejumlah daerah khususnya untuk lapangan kerja industri dan perusahaan teknologi dunia. Bahkan terakhir minggu lalu perusahaan GoTo mengumumkan PHK 1.300 karyawan.

Ia mengatakan, masih minimnya angka PHK di Kota Mataram karena bukan menjadi daerah industrialisasi melainkan hanya perdagangan dan jasa. Saat ini kondisi hubungan perusahaan dan tenaga kerja di Kota Mataram masih terbilang normal. “Masih normal saja di sini. Karena kita kan bukan daerah industri,” ujarnya.

Ditambahkannya, selama ini perusahaan-perusahaan tersebut belum ada cabang di Kota Mataram. Jika ada perusahaan yang melakukan PHK, Disnaker Kota Mataram akan memastikan tunjangan yang akan harus diberikan kepada karyawan. “Nanti pasti kita panggil kalau ada PHK. Kita upayakan semua tunjangan dipenuhi,” ungkapnya. (azm)