Kapal Terapung Siap Penuhi Kebutuhan Akomodasi Penginapan MXGP

14
Kepala Dinas Pariwisata NTB, Yusron Hadi (Inside Lombok/Devi)

Mataram (Inside Lombok) – Penyediaan kapal terapung dicanangkan bisa memenuhi ketersediaan akomodasi penginapan menjelang perhelatan Motocross Grand Prix (MXGP) di kawasan Samota 24-26 Juni mendatang. Pasalnya, ketersediaan akomodasi penginapan di Pulau Sumbawa secara umum belum mencukupi.

Kepala Dinas Pariwisata NTB, Yusron Hadi menerangkan jumlah penginapan di Pulau Sumbawa baik bintang maupun melati, homestay, bungalow dan villa termasuk potensi camping ground taksirannya menyediakan 8.000 kamar. Sementara di Kabupaten Sumbawa yang menjadi pusat lokasi MXGP baru ada sekitar 5.000 kamar yang tersedia.

Untuk itu dibutuhkan alternatif penginapan tambahan, karena kemungkinan penonton lokal yang lebih banyak datang. “Alternatif penambahan penginapan dari hotel terapung pastinya. Karena asumsinya penonton lokal dominan sebut saja 80 persen, itu 20.000 ribu orang. Tentunya 10.000 kamar harus siap sedia,” ujar Yusron, Kamis (12/5).

Berdasarkan informasi yang diterima pihaknya, Sumbawa Enduro Gemilang (SEG) selaku panitia MXGP sedang melakukan komuniasi dengan perusahaan yang bisa menyediakan kapal terapung. Diharapkan nanti bisa bersandar di labuhan Badas, dengan menyesuaikan ukurannya dengan pelabuhan yang ada sehingga tidak perlu lagi penambahan panjang pelabuhan.

“Terkait dengan penginapan ini, ada dua sisi kita persiapkan (penginapan, red); dari sisi kru dan pembalap. Pihak panitia sudah mempersiapkan, ada sekitar 500 personel kru dan pembalap itu diperlukan 250 kamar,” terangnya.

Nantinya sudah direncanakan akan digunakan 7 hotel bintang 3 ke atas dan setara. Baik itu di Pulau Sumbawa maupun Pulau Moyo, selain itu diharapakan ada dukungan dari hotel terapung. Karena hotel terapung yang akan digunakan memiliki kamar setara penginapan bintang 3 ke atas.

“Kita berharap pengalokasian tempat-tempat menginap daripada kru dan pembalap ini adalah yang memadai, dan tentu saja mempunyai daya tarik wisata. Karena mereka hadir bukan hanya berlomba tapi menjadi satu cara promosi destinasi wisata,” imbuhnya.

Sebelumnya, komandan lapangan MXGP Samota, Ridwan Syah mengatakan pembangunan untuk beberapa lokasi penting sudah rampung dikerjakan. Sehingga saat ini akan fokus untuk pembangunan trek sirkuitnya.

“Kita akan mulai pembangunan sirkuit hari Selasa (10/5) ini untuk tahap berikutnya. Beberapa lokasi penting sudah siap. Paling lambat pembangunan sirkuit dan fasilitas itu selesai pada dua minggu sebelum tanggal 26, Jadi paling lambat 15 Juni,” ujarnya. (dpi)