31.5 C
Mataram
Senin, 4 Maret 2024
BerandaBerita UtamaMasyarakat Pertanyakan Pemanfaatan Meninting Bike Park, Akankah Jadi Proyek Mubazir?

Masyarakat Pertanyakan Pemanfaatan Meninting Bike Park, Akankah Jadi Proyek Mubazir?

Lombok Barat (Inside Lombok) – Masyarakat pertanyakan manfaat Meninting Bike Park yang merupakan proyek pemerintah pusat untuk mendukung sport tourism di Lombok Barat (Lobar). Fasilitas yang telah rampung dibangun sekitar akhir tahun 2020 lalu itu hingga kini tak pernah difungsikan.

Camat Batulayar, Afgan Kusuma Negara menyebut lahan yang menjadi lokasi Meninting Bike Park saat ini dulunya dimanfaatkan untuk memancing dan mencari kerang hingga udang oleh masyarakat setempat. Namun harus digusur untuk membangun fasilitas yang saat ini justru tak difungsikan sebagaimana mestinya.

“Ini terlihat mubazir, padahal dulu sebelum dibangun Bike Park ini banyak manfaatnya untuk masyarakat. Tapi dengan ada yang Bike Park ini, sudahlah masyarakat tidak ada tempat mancing nyari ikan, dan ini pun tidak ada dimanfaatkan dengan maksimal,” ketus Afgan, yang dikonfirmasi, Jumat (24/11/2023) melalui pesan WhatsApp.

Afgan mengaku pihaknya tak begitu mengetahui alasan kenapa setelah selesai dibangun pada 2020 lalu, hingga kini proyek pusat melalui Pemprov NTB itu tak kunjung dimanfaatkan. “Informasi dari angin semilir (pemanfaatan Bike Park belum jelas), karena belum serah terima. Tapi lebih baik konfirmasi ke Dispora NTB,” imbuhnya.

- Advertisement -

Ia menuturkan, masyarakat setempat berharap supaya Meninting Bike Park ini bisa dibuka untuk umum, daripada dibiarkan menganggur tanpa pemanfaatan yang jelas. “Kalau bisa beri akses semua orang yang hobi sepeda agar bisa berlatih di sini (Meninting Bike Park) Jadi jangan hanya dipakai pas PON atau penyelenggaraan event-event itu yang 5 atau 10 tahun sekali,” sarannya.

Pihaknya menilai, kalaupun Meninting Bike Park itu dimanfaatkan untuk latihan oleh masyarakat yang hobi bersepeda, bangunannya tidak akan rusak secepat itu. Terlebih ini merupakan proyek pusat, yang pastinya bahan bangunan dan perencanaannya tidak main-main dan sesuai standar. “Tidak mungkin lah akan cepat rusak, karena ini kan beton-betonnya keras-keras semua. Tidak mungkin akan rusak oleh sepeda-sepeda,” tandasnya. (yud)

- Advertisement -

Berita Populer