MGPA Buka Pendaftaran Relawan WSBK 2022, Ini Persyaratannya

204
Ilustrasi WSBK (Image Source : Tribunnews)

Lombok Tengah (Inside Lombok) – World Superbike (WSBK) Indonesian Round akan berlangsung di Sirkuit Mandalika pada 11-13 November 2022 mendatang. Untuk menyukseskan event internasional tersebut, Mandalika Grand Prix Association (MGPA) membuka program relawan yang akan membantu di lapangan.

Direktur Utama MGPA, Priandhi Satria mengatakan dibukanya program relawan WSBK 2022 untuk memberdayakan dan meningkatkan keterampilan dan peran masyarakat Loteng dan sekitarnya. “Dengan menjadi relawan WSBK 2022, tentunya masyarakat Lombok mendapatkan pengalaman, koneksi atau jaringan baru, serta berkembangnya kemampuan yang berguna untuk mengembangakan wawasan dan keterampilan para relawan,” katanya.

Bagi masyarakat Loteng dan sekitarnya yang telah memenuhi syarat dan ingin berpartisipasi, dapat mendaftar melalui bit.ly/VolunteerWSBK22 atau datang langsung ke Sirkuit Mandalika melalui gerbang merah dengan membawa syarat dan ketentuan yang berlaku. “Pendaftaran program relawan event WSBK 2022 dibuka pada 10 – 20 September 2022,” jelasnya.

Priandhi menambahkan dengan dibukanya program relawan ini, MGPA dan ITDC turut mendukung inisiatif Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB) Zulkieflimansyah terkait program pemberdayaan masyarakat lokal.

“Sebelum kegiatan dimulai, kami akan mengadakan pelatihan untuk para relawan. Hal ini merupakan upaya kami untuk memaksimalkan tenaga kerja lokal untuk menciptakan potensi multiplier effect seluas-luasnya yang tentunya harus melibatkan masyarakat Lombok,” ujarnya.

Beberapa posisi yang akan diisi oleh relawan nantinya adalah keamanan, kebersihan, acara, serta teknisi. Untuk menjadi bagian dari program relawan ini, terdapat syarat dan ketentuan yang wajib diikuti. Antara lain perempuan atau laki-laki berusia minimal 18 tahun; memiliki kemampuan komunikasi dan kerjasama tim yang baik; dan bersedia mengikuti pelatihan penyelenggara event.

Kemudian syarat lainnya adalah diutamakan bagi warga Lombok Tengah dan sekitarnya; diutamakan memiliki pengalaman pada ajang sejenis; memiliki sertifikat vaksin minimal dosis kedua; dan wajib membawa KTP, sertifikat vaksin dosis lengkap, dan sertifikat sejenis jika ada. (fhr)