MotoGP Siap Digelar Tahun Depan, Lobar Harapkan PAD Meningkat

Kepala Bapenda Lobar, Suparlan, saat ditemui di Kantor Bupati Lobar. Senin (27/12/2021). (Inside Lombok/Yudina Nujumul Qur’ani).

Lombok Barat (Inside Lombok) – Pendapatan asli daerah (PAD) Lobar yang sebelumnya dikhawatirkan anjlok berhasil selamat di penghujung 2021. Peningkatan PAD tercatat mencapai Rp16 miliar atau mencapai 83 persen dari target.

Dengan adanya gelaran MotoGP di NTB pada Maret 2022 mendatang, PAD Lobar tahun depan diharapkan bisa lebih melejit. Di mana dari target PAD tahun ini yang dipatok Rp293 miliar, berhasil dicapai hingga akhir 2021 sekitar Rp260 miliar. Jika dibanding dengan tahun lalu di bulan yang sama, Lobar hanya mampu mencapai Rp218 miliar, dari target sebesar Rp 251 miliar.

“Padahal pikiran saya kemarin, PAD tahun ini bakal turun karena kondisi yang semakin tidak menentu. Tapi di luar dugaan, pendapatan khusus PAD saja, dari Bapenda itu ada kenaikan Rp 16 miliar,” beber Kepala Bapenda Lobar, Suparlan saat ditemui di Kantor Bupati Lobar, Senin (27/12/2021).

Diakuinya, persentase PAD dengan tahun lalu cenderung sama, yakni 81 persen. Walaupun target PAD Lobar tahun ini tentu dipatok jauh lebih tinggi, hingga Rp314 miliar jika dibanding dengan tahun lalu yang berjumlah Rp251 miliar.

“Dari restoran, PAD kita masuk sekitar Rp8 miliar dan dari hotel sekitar Rp5 miliar,” ungkapnya. Dari 10 jenis pajak yang menjadi sumber pendapatan daerah, yang mengalami penurunan diakuinya berjumlah hanya dua. Yaitu, pajak Minerba dan pajak hotel.

“Kalau PAD dari hotel ini mulai ada peningkatannya menjelang akhir tahun ini. Mungkin juga ada pengaruh dari WSBK kemarin juga,” ucap Suparlan. Selama ini, menurutnya, penyelenggaraan WSBK di Mandalika turut meningkatkan okupansi hotel di kawasan Senggigi hingga rata-rata 95 persen.

“Kalau yang MotoGP tahun depan ini kan kita belum tahu bagaimananya. Walaupun informasinya hotel sudah banyak yang dibooking, tapi kan belum kita bisa pastikan,” imbuhnya.

Pihaknya mengaku optimis PAD Lobar tahun depan bisa lebih meningkat. Terlebih dengan adanya event MotoGP yang masa penyelenggaraannya akan lebih lama jika dibandingkan dengan WSBK. (yud)