NTB Manfaatkan HPS Edukasi Masyarakat Tentang Ketahanan Pangan

Penjabat Sekretaris Daerah NTB H Iswandi (tengah) bersama Sekretaris Daerah Lombok Timur Rohman Farly (kanan) dan Kepala Dinas Ketahanan Pangan NTB drh Aminurrahman (kanan), meninjau salah satu stand UMKM yang memamerkan produk pangan olahan pada peringatan Hari Pangan Sedunia (HPS) ke-39 di lapangan Tugu Pahlawan, Selong, Kabupaten Lombok Timur, Rabu (11/12/2019). (Inside Lombok/ANTARA/Awaludin)

Mataram (Inside Lombok) – Pemerintah daerah di Nusa Tenggara Barat memanfaatkan momen Hari Pangan Se-Dunia (HPS) ke-39 untuk mengedukasi masyarakat tentang pentingnya menjaga ketahanan pangan dalam menjaga kelangsungan hidup manusia.

Penjabat Sekretaris Daerah NTB H Iswandi, di Lombok Timur, Rabu mengatakan HPS memiliki makna penting yang harus menjadi perhatian seluruh pihak. HPS sebagai kegiatan rutin yang merupakan komitmen dunia, termasuk Indonesia, sebagai anggota Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB).

“Komitmen tersebut adalah untuk menjaga ketersediaan pangan. Sebab tanpa kecukupan pangan tentu manusia tidak dapat menjaga kelangsungan hidup,” katanya pada pembukaan peringatan HPS ke-39 di lapangan Tugu Pahlawan, Selong, Kabupaten Lombok Timur.

Meskipun merupakan rutinitas, kata dia, akan tetapi menjadi momentum untuk mengingatkan bagaimana menjaga ketersediaan pangan.

HPS juga bermakna sebagai peningkatan kreativitas serta kebangkitan produksi pangan di daerah untuk mendukung NTB sebagai salah satu daerah prioritas pariwisata di Indonesia.

Sekretaris Daerah Kabupaten Lombok Timur Rohman Farly, yang turut hadir dalam acara tersebut juga mengajak semua pihak untuk memanfaatkan HPS sebagai momentum pemantapan ketahanan pangan dengan memperkuat kerja sama dan koordinasi yang melibatkan seluruh komponen, baik pemerintahan maupun masyarakat.

Ia juga mengharapkan ketahanan pangan menjadi skala prioritas dan perhatian semua pihak. Apalagi ketersediaan pangan dan akses yang memadai juga dapat mendukung kualitas sumber daya manusia yang menjadi fokus pembangunan pada 2020.

“Upaya menjaga ketahanan pangan juga penting dilakukan demi mewujudkan Lombok Timur adil, sejahtera, dan aman, serta NTB Gemilang,” ucap Rohman.

Sementara itu, Kepala Dinas Ketahanan Pangan NTB drh Aminurrahman mengatakan peringatan HPS ke-39 mengangkat tema “Penguatan Ketahanan Pangan Menuju NTB Gemilang.

Kegiatan tahunan tersebut sekaligus menjadi rangkaian peringatan HUT ke-61 Provinsi NTB.

Ia menjelaskan tujuan peringatan HPS adalah untuk meningkatkan pemahaman dan kepedulian masyarakat terhadap pentingnya penyediaan pangan yang cukup dan bergizi, baik bagi masyarakat NTB maupun nasional.

“HPS ke-39 tingkat Provinsi NTB bukan sekedar kegiatan seremonial, tetapi bisa dijadikan sebagai momentum untuk meningkatkan kesadaran dan perhatian akan pentingnya penanganan masalah pangan di NTB,” kata Aminurrahman, yang menjadi Ketua Panitia HPS ke-39 tingkat Provinsi NTB.

Kegiatan peringatan HPS ke-39 di lapangan Tugu Pahlawan, Selong, Kabupaten Lombok Timur, digelar selama tiga hari mulai 11-13 Desember 2019.

Kegiatan yang diikuti oleh 10 kabupaten kota di NTB tersebut diramaikan dengan bazar dan pameran produk-produk pangan, serta teknologi pertanian tanaman pangan.

Acara pembukaan diakhiri dengan pembagian bibit cabai secara simbolis kepada kelompok masyarakat dalam rangka gerakan tanam dan pemanfaatan pekarangan. Selain itu, penyerahan hadiah kepada para pemenang lomba cipta menu pangan bergizi. (Ant)