Oven Berisi Tujuh Ton Tembakau Terbakar di Praya Timur, Kerugian Capai Rp60 Juta

Api yang membakar oven berisi tujuh ton tembakau milik warga berhasil dipadamkan, Rabu (4/7/2021). (Inside Lombok/istimewa)

Lombok Tengah (Inside Lombok)- Oven tembakau milik Amaq Lidya, warga Dusun Pengantap Desa Kidang Kecamatan Praya Timur terbakar, Rabu (04/08/2021) pagi.

Kapolres Lombok Tengah AKBP Esty Setyo Nugroho, melalui Kapolsek Praya Timur Iptu Sayum mengungkapkan, sebanyak tujuh ton tembakau yang sudah dioven selama dua hari ikut dilalap api. Akibatnya, Amaq Lidya mengalami kerugian sekitar Rp 60 juta.

“Kejadian kebakaran itu pertama kali dilihat oleh seorang warga yakni Amaq Ridwan (46) dan Alimuddin (45) warga desa setempat,”katanya.

Kedua warga yang menyaksikan kebakaran kebetulan sedang berada di sekitar tempat kejadian perkara (TKP) dengan melihat kepulan asap keluar dari oven tembakau dan melihat api sudah mulai menjalar,”terangnya.

Medua warga tersebut kemudian berteriak meminta tolong saat melihat oven kebakaran. Sehingga warga sekitar datang dan berbondong-bondong berusaha memadamkan api.

Api berhasil dipadamkan sekitar pukul 09.30 WITA setelah satu unit pemadam kebakaran Kabupaten Lombok Tengah datang memberikan bantuan.

Kapolsek menyebutkan, kebakaran terjadi diperkirakan karena adanya daun tembakau yang jatuh ke tungku dan karena kondisi tiang penyangga tempat menggantung tembakau kondisinya sudah tidak layak, sehingga api dengan cepat membakar oven tembakau beserta isinya.

Pihaknya menghimbau agar seluruh petani tembakau lebih waspada dan hati-hati jangan sampai kejadian serupa kembali terjadi.