Persiapan PON 2028, NTB Kekurangan Atlet dan Organisasi Cabor

Ketua KONI Provinsi NTB, H. Mori Hanafi (Inside Lombok/Azmah)

Mataram (Inside Lombok) – KONI Provinsi NTB saat ini sedang mempersiapkan cabang olahraga (cabor) menjelang NTB menjadi tuan rumah PON tahun 2028 mendatang. Pasalnya, NTB masih kekurangan atlet untuk mengikuti seluruh cabor yang dilombakan, serta sekitar 17 cabor di Provinsi NTB belum memiliki organisasi resmi.

Ketua KONI Provinsi NTB, Mori Hanafi mengatakan cabor yang belum aktif saat ini sedang diupayakan untuk diaktifkan kembali. “Cabor-cabor yang belum aktif atau yang belum ada organisasinya itu kita adakan,” katanya.

Selain tidak memiliki organisasi, beberapa cabor juga sudah tidak aktif lagi. Sebelum PON nanti, Provinsi NTB bisa terlibat dalam semua cabang olahraga yang dipertandingkan. “Kayak golf ini sudah lama gak aktif, padahal dia akan dipertandingkan di NTB PON 2028,” ujarnya.

Ditegaskan Mori, KONI provinsi NTB secara bertahap akan membentuk belasan organisasi cabang olahraga tersebut. Sehingga kesempatan untuk meraih banyak medali bisa lebih besar. “Sekitar 17 (organisasi cabor), tapi satu persatu sekarang sudah, yang tidak aktif sama yang ini lama-lama sudah berkurang,” ucap Mori.

Ia menambahkan, KONI tiap hari menginisiasi supaya semakin banyak organisasi cabang olahraga yang terbentuk. “Organisasi yang sekarang ini, yang belum ada kita adakan, yang tidak aktif kita aktifkan,” ungkapnya.

Sementara untuk venue disebutnya akan dilakukan secara bertahap. “Venue belum kita sentuh, organisasinya dulu,” katanya.

Sebagaimana diketahui, pemetaan sudah mulai dilakukan, termasuk untuk venue-venue cabang olahraga yang akan dilombakan. Karena saat ini, dari 54 cabang olahraga yang dilombakan pada saat PON, NTB masih kekurangan atlet.

“Kita targetkan 90 persen dari 54 cabor itu kita ikut. Tapi ini kita belum ada atletnya bahkan organisasi cabor itu yang belum ada. Misalnya Anggar itu dipertandingkan di NTB. Untuk nomor pertandingan banyak banget tapi atlet kita belum cukup,” katanya.

Disebutkan, jumlah cabang olahraga yang akan dipertandingkan di NTB yaitu sebanyak 27 cabor. Nantinya dari puluhan cabor yang akan dipertandingkan, KONI Provinsi NTB akan mulai memperbaiki venue yang ada. Karena sejumlah venue di NTB ada yang harus diperbaiki secara total.

“Harus yang direnovasi dan ada yang direvitalisasi. GOR Turida itu harus direvitalisasi, tidak bisa direnovasi. Karena itu sudah hancur,” katanya. (azm)