Satgas Patroli Pastikan Tak Ada Aktivitas di Masjid

Apel persiapan tim patroli gabungan, Selong (24/04/2020).(Inside Lombok/M.Deni Zarwandi)

Lombok Timur (Inside Lombok) – Satuan Gugus Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Lombok Timur membentuk tim patroli gabungan untuk memastikan semua masjid tidak ada aktivitas berjamaah. Hal ini dilakukan untuk memutus penyebaran covid-19 dengan tidak melaksanakan ibadah dalam waktu sementara.

Bupati Lotim, HM Sukiman Azmy mengatakan, sesuai dengan surat edaran dari MUI untuk sementara waktu shalat berjamaah ditiadakan. Termasuk aktivitas lain untuk mengisi bulan ramadan. Sukiman telah memerintahkan kepada camat untuk menekankan kepada kepala desa untuk menggembok pintu masjid.

“Jika ada yang masih ngeyel melaksanakan ibadah berjamaah, kami akan turunkan tim gabungan TNI, Polri dan Satpol PP. Tim gabungan ini juga akan rutin melaksanakan patroli tiap hari,” kata Sukiman.

Selain itu, Kepala Polisi Resort Kabupaten Lombok Timur, AKBP Tunggul Sinatrio, telah membentuk tim gabungan untuk memastikan tidak ada aktivitas di masjid. Tim Patroli gabungan ini terdiri dari Satpol PP, TNI, Polisi, Camat dan para kades

” Tim Patroli gabungan ini merupakan hasil rapat kami dengan para camat di Kabupaten Lombok Timur untuk memastikan masyarakat menjalankan surat edaran dari MUI tentang panduan melaksanakan ibadah pada bulan suci ramadan,” ujar Sinatrio.

Zona Patroli Gabungan sendiri dibagi menjadi empat. Yaitu, zona tengah meliputi Labuhan Haji, Selong, Sukamulia, Suralaga. Zona barat yaitu Masbagik, Pringgasela, Terara, Motong Gading. Zona timur yaitu Aikmel, Wanasaba, Suela, Sembalun, Pringabaya, Sambelia. Zona selatan yaitu Sakra, Sakti, Sakbar, Keruak dan Jerowaru.

“Dengan dibentuk Tim patroli gabungan ini, diharapkan bisa menegakkan surat edaran dari MUI dan juga pemerintah untuk menjaga kondusivitas masyarakat dalam memutus mata rantai sebaran covid-19 ini,” tutupnya.