Tambang Emas Ilegal Ditutup, Gunung Prabu Dihijaukan

92
Kegiatan penanaman bibit pohon buah di lokasi bekas tambang emas ilegal Gunung Prabu, Selasa (24/5/2022). (Inside Lombok/ist)

Lombok Tengah (Inside Lombok) – Ratusan bibit pohon buah ditanam di lokasi bekas tambang ilegal Gunung Prabu, Desa Prabu, Kecamatan Pujut, Lombok Tengah. Penanaman dilakukan oleh tim gabungan TNI-POLRI bersama Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Lombok Tengah, Selasa (24/5/2022) pagi.

Ratusan bibit pohon buah yang ditanam itu berupa pohon kelengkeng, nangka dan pohon mangga. “Ditanam di tiga lokasi bekas tambang liar yang berada di Kawasan Taman Wisata Alam Gunung Prabu Dundang Desa Prabu,” kata Kapolres Lombok Tengah, AKBP Hery Indra Cahyono.

Dia menyampaikan kegiatan tersebut merupakan upaya penyelamatan lingkungan, rehabilitasi hutan dan lahan melalui konservasi tanah dan air serta penghijauan. Menurutnya, bumi saat ini mengalami ancaman global yang serius seperti banjir, erosi, tanah longsor dan hilangnya beberapa jenis flora dan fauna, kebakaran lahan dan hutan serta bertambahnya penduduk dan penambangan liar. Sehingga dibutuhkan penataan kembali ekosistem tumbuhan yang telah rusak dengan melaksanakan penghijauan.

Hery juga menyampaikan bahwa kegiatan penghijauan yang dilaksanakan tersebut sebagai upaya mempertahankan kesuburan tanah, kelestarian lingkungan dan mencegah terjadinya lahan kritis yang di antaranya sebagai upaya mencegah erosi dan banjir serta menyadarkan masyarakat akan pentingnya menjaga kelestarian alam dan lingkungan. (fhr)