Tiga Peserta SKB CPNS di Lobar Dinyatakan Gugur

Lombok Barat (Inside Lombok) – Dari jumlah total 407 peserta tes SKB CPNS Lobar tahun ini, sebanyak 388 peserta yang memilih lokasi tes di UPT BKN Mataram. Sebanyak tiga orang peserta dinyatakan gugur karena tidak hadir. Selain dari seorang calon peserta tes yang meninggal.

“Dari 388 yang mengikuti seleksi di UPT BKN Mataram, itu sebanyak 3 orang yang tidak hadir dan langsung gugur” kata kepala BKD PSDM Lombok Barat, Suparlan, saat ditemui di ruangannya, Jum’at (11/09/2020).

Dirinya menyambungkan, bahwa satu dari tiga orang peserta tes tersebut sudah datang ke lokasi, tetapi datangnya terlambat dan sudah lewat dari waktu ujian yang ditentukan.

“Dalam tes seleksi ini kan terlambat 1 menit saja dari jadwal yang seharusnya itu sudah tidak boleh masuk” imbuh Suparlan.

Karena sebelum memulai ujian pun, kata Suparlan, peserta sudah menunggu lama baik di ruang tunggu 1, hingga ruang tunggu 2. Sehingga dalam hal ini, nilai kedisiplinan itu menjadi hal yang penting.

“Kan di sana bisa kita lihat kedisiplinannya, kalau belum jadi pegawai saja sudah tidak disiplin, bagaimana kalau sudah jadi pegawai” tegasnya.

Terkait dua peserta lainnya yang tidak mengikuti tes, Suparlan mengakui bahwa, panitia tes sudah berupaya memberi kesempatan dan menghubungi peserta tersebut. Tetapi hingga kesempatan waktu yang diberikan habis, yang bersangkutan tetap tidak hadir ke lokasi tes.

“Yang dua orang ini sudah kita hubungi, kita kasih kesempatan, mereka kan ada di wilayah Mataram. Dan yang satunya itu ternyata sedang bekerja di RSJ Mataram dan dia tidak hadir. Padahal lumayan, dia itu nilainya tinggi” ungkap Suparlan.

Terkait dengan ruangan khusus yang disediakan guna mengantisipasi apabila terdapat peserta yang terkonfirmasi reaktif covid-19 atau pun sakit, Supalan mengakui bahwa, hingga hari terakhir tes SKB di UPT BKN Mataram, yang menggunakan ruangan khusus tersebut hanya dua orang. Karena didasarkan dari hasil rekomendasi tenaga medis yang ada di lokasi.

“Kalau reaktif itu tidak ada, cuman ada peserta yang hanya gejala batuk dan flu dan itu kan sebenarnya belum tentu reaktif. Ada satu lagi peserta yang suhunya di atas 37° celsius, jadi itu yang kita tempatkan di ruangan khusus sebagai upaya antisipasi” tandasnya.

Mengenai 18 orang peserta tes SKB CPNS Lombok Barat yang mengikuti tes dari luar daerah, ada yang di Yogyakarta, Semarang, Surabaya dan Ternate. Suparlan mengungkapkan, dua orang diantaranya sudah mengikuti tes di Ternate.

“Nah, 16 peserta yang belum tes ini sekarang masih nunggu. Karena harus menyesuaikan dengan jadwal tes di daerahnya” pungkas Suparlan.

Suparlan menyebutkan, untuk jadwal pengumuman tes SKB sendiri, berdasarkan informasi yang diterima, itu akan dilaksanakan pada 30 Oktober mendatang.

“Pengumuman informasinya sih, 30 Oktober. Jadi kita tinggal menunggu dari Panselnas (Panitia Seleksi Nasional) karena yang menentukan kelulusan kan mereka” tutup kepala BKDPSDM Lobar ini.